Wednesday, March 14, 2018

DPRD Minta Disdag Batalkan Larangan Ngasong di Klewer


PKS Kota Solo - Anggota DPRD Kota Solo meminta Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo bertindak bijak menyikapi pedagang kuliner yang beredar di area kios pakaian. Masalah tersebut bisa diselesaikan baikbaik tanpa menimbulkan ekses negatif.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Solo, Sugeng Riyanto, mendapat laporan keluhan dari pedagang kuliner di Klewer. Dari laporan itu, ia berkesimpulan Pemkot Solo tidak bijak dalam menerapkan aturan.
“Keberadaan pedagang kuliner ini kan sudah lama dan terjadi hubungan saling menguntungkan dengan penjual pakaian atau kain pada umumnya,” terangnya. Menurutnya, jika ingin ketertiban, Pemkot berdialog dengan pedagang.
“Saya mengimbau Pemkot untuk membatalkan kebijakan itu. Semua bisa didialogkan, jangan main paksa begitu,” kata politikus PKS tersebut.
Sementara itu, aktivitas pedagang kuliner Pasar Klewer kembali normal setelah Senin (12/3) mogok. Salah satu pedagang, Anik Nisrina, mengatakan pedagang di lantai II Pasar Klewer kembali berjualan. Namun, pedagang tidak leluasa berjualan. Ada petugas keamanan yang berjaga. Anik menyebut ada pedagang yang mendapatkan peringatan dari petugas karena mengantarkan makanan ke lantai bawah.
“Kami tidak bebas hari ini [kemarin],” ujar Anik.
Para pedagang akan menggelar rapat.
“Sore ini [kemarin] kami berkumpul dan membahas tindak lanjut karena diawasi petugas,” jelas Anik.
Menanggapi kasus ini, Pengurus Humas Himpunan Pedagang Pasar Klewer, Kusbani, mengatakan HPPK tidak memiliki kewenangan mengatur pedagang.
“Boleh atau tidak itu dari pemerintah,” kata Kusbani.
HPPK menawarkan solusi kepada Pemkot agar pedagang resmi mengenakan identitas khusus. Hal ini bertujuan agar pedagang lama dan baru bisa dibedakan. Ini juga jadi alat kontrol bagi petugas. Pedagang Klewer belum lama ini sempat mendatangi HPPK untuk meminta solusi. Namun, Kusbani menekankan HPPK tidak memiliki wewenang dalam urusan penataan pedagang.
“Semuanya tergantung Pemkot,” kata Kasbani.
Sumber : Solopos

Saturday, March 3, 2018

Rayakan Milad, PKS Solo Gelar Pertunjukan Ketoprak


SOLO - Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kota Surakarta menggelar pertunjukan ketoprak sebagai acara puncak perayaan Milad PKS ke - 20. Pertunjukan ketoprak ini digelar di Taman Balekambang Surakarta Minggu (29/04) malam.

Pertunjukan ketoprak bertajuk "Pari Emas" dimainkan oleh pengurus DPD PKS Kota Surakarta besertra seniman muda Balekambang. Pertunjukan ketoprak ini bercerita tentang RM Dirman yang berhasil mendapatkan "Pari Emas" dalam pendadaran di padepokan Tirto Wening.

Ketua DPD PKS Surakarta Abdul Ghofar Ismail, Wakil Ketua Asih Sunjoyo Putro, Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) Budhi Hartanto dan Ketua Fraksi PKS Surakarta memainkan langsung pertunjukan ketoprak ini.

Selain ketoprak, perayaan Milad ini juga menampilkan pertunjukan seni yang diperagakan oleh anak - anak kader PKS se-Surakarta.Diketahui, pada 17 Maret 2018 PKS juga menggelar ngaji budaya membedah "Serat Wulangreh" di tempat yang sama.

Ketua DPD PKS Surakarta Abdul Ghofar berharap acara seperti ini dapat menguatkan dakwah kultural PKS. "Diharapkan dengan pendekatan budaya seperti ini, PKS dapat lebih dekat dengan masyarakat. Walisongo dahulu juga berdakwah lewat kebudayaan." paparnya.

Selain pertunjukan seni, dalam acara ini juga dilantik tim pemenangan tingkat kecamatan untuk Pemilihan Gubernur Jateng 2018-2023.

Sosialisasikan Sudirman Said - Ida Fauziah, DPC PKS Jebres adakan Bakti Sosial


PKS Kota SOLO - Sosialisasikan Sudirman Said-Ida sebagai calon Gubernur Jawa tengah periode 2019-2024, PKS kecamatan Jebres Surakarta menggelar nonton bareng dan Bakti Sosial Pemeriksaan Kesehatan di desa Dempo Mojosongo Surakarta.

Kegiatan diawali dengan Nonton Bareng film dokumenter yg berjudul "Samin dan Semen" pada hari Senin 30 April 2019 pukul 19.30-21.00. Lebih dari 75 warga desa Dempo antusias menghadiri acara tersebut.

Pada hari Selasa, 1 Mei 2018 kegiatan sosialisasi paslon SS-Ida yg bernomor urut 2 ini adalah senam pagi dan dilanjutkan dengan bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga sekitar desa Dempo, Mojosongo, Surakarta.

Acara senam pagi dimulai pukul o6.00 WIB kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan gula darah, asam urat, bekam dan akupuntur.

Sembari menunggu giliran periksa, panitia menyiapkan film sekilas perjalanan Sudirman Said sebagai bakal calon gubernur Jawa Tengah periode 2019-2024.

Kurnia Prihantini, S.Pd. selaku ketua panitia mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian dan bagian dari sosialisasi paslon SS-Ida yang digelar di 100 titik di seluruh provinsi Jawa Tengah.