Thursday, December 31, 2020

Profil Daryono Ketua DPD PKS Surakarta yang Baru; Dari Aktivis Mahasiswa Menjadi Nakhoda Partai



Kursi kepemimpinan DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Solo telah beralih dari Abdul Ghofar Ismail ke Daryono. 

Ya, pria kelahiran Cilacap 13 Desember 1977 itu kini menjabat Ketua DPD PKS Solo periode 2020 - 2025.

Perjalanan karier politik Daryono bermula ketika dirinya berusia 21 tahun, tepatnya pada tahun 1998. 

Saat itu Daryono juga tengah mengenyam pendidikan Teknik Sipil di Universitas Sebelas Maret (UNS) dan memasuki tahun ketiga.

"Euforia tahun 1998. Massa reformasi. Hampir aktivis mahasiswa terlibat dalam dunia politik," ujarnya kepada TribunSolo.com, Kamis (31/12/2020).

Termasuk dirinya yang saat itu tergabung dalam aliansi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

Sejumlah forum dikusi politik yang dihadiri sejumlah tokoh, sebut saja Amien Rais dan Hidayat Nur Wahid, sering didatanginya. 

Itupun untuk menambah dan mengasah wawasan politik Daryono. 

"Hampir tokoh-tokoh nasional turun semua di acara mahasiswa tahun 1998," kata Daryono.

Seiring waktu, Daryono semakin mantab menceburkan diri ke dunia politik. Bergabung dengan Partai Keadilan, cikal bakal PKS, dipilihnya. 

Ia bergabung tahun 1998. Pemikiran tokoh-tokoh Partai Keadilan, diantaranya Muhammad Fajri dan Quatly Abdulkadir Alkatiri memantapkannya bergabung. 

Saat itu pula, Muhammad Fajri menjabat sebagai Ketua Partai Keadilan. 

"Dari beliau yang mengenalkan politik ke saya," tutur Daryono. 

Keputusan Daryono terjun ke dunia politik ternyata sudah membicarakan bersama orang tuanya, Sankarta dan Siyem yang berprofesi sebagai petani di Cilacap. 

Pria yang hobi bersepeda itu menjelaskan keputusannya terjun ke dunia politik untuk berdakwah dan sosial. 

Kedua orang tua Daryono memberikan restu untuk anak bungsunya itu meniti karier politik bersama Partai Keadilan. 

Namun, ada sebuah pesan yang disampaikan Sankarta dan Siyem untuk sang anak. 

"Orang tua saya berpesan, jadi orang baik. Jangan tergoda dunia politik yang penuh dengan intrik. Tetap jadi orang baik, jujur, dan amanah," ucap Daryono. 

Tak ada darah politik yang mengalir dalam keluarga. Keenam kakak Daryono tidak ada yang merambah dunia itu. 

Kakak Daryono memilih menjadi guru SD, dosen hingga perangkat desa.

Daryono benar-benar memulai kariernya dari nol. Dimulai menjadi anggota dan saksi Partai Keadilan pada Pemilu 1999.

Waktu itu, Partai Keadilan masih belum bertaji di percaturan politik Indonesia. 

Raupan partai tersebut tidak memenuhi electoral treshold 3 persen yang ditetapkan saat itu. 

Partai Keadilan kemudian mengubah nama menjadi Partai Keadilan Sejahtera. 

Tahun 2000 menjadi awal Daryono masuk ke dalam jajaran kepengurusan partai yang kini dibesut Ahmad Syaikhu itu. 

Daryono saat itu diplot di bidang kepemudaan Kota Solo hingga tahun 2005. 

Setelahnya, ia menjabat di struktural DPW PKS Jawa Tengah dalam bidang yang sama. 

Kemudian 2010 menjabat di bidang kesejahteraan sosial DPW Jawa Tengah selama lima tahun sebelum akhirnya kembali ke Solo. 

"Tahun 2015 sampai 2020 saya sebagai sekretaris umum DPD PKS Kota Solo dan sekarang menjadi Ketua DPD PKS Kota Solo," ucapnya.


Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Sosok Daryono : Anak Bungsu Petani Cilacap, yang Kini Pimpin DPD PKS Solo hingga 5 Tahun Mendatang

Selengkapnya klik: solo.tribunnews.com


Tuesday, December 29, 2020

Musda PKS Surakarta Hasilkan Kepengurusan Baru Periode 2020-2025

 



Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang diadakan secara daring di kantor DPD PKS Surakarta, Senin (28/12) telah menetapkan susunan baru Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Surakarta periode 2020-2025.

Ke delapan pengurus DPTD  ini dilantik oleh Sekretaris DPP PKS Wilayah Jawa Timur - Jawa Tengah - DIY (Jatijaya), Aman AKb secara daring serentak bersama dengan DPTD PKS daerah kabupaten / kota di tiga provinsi tersebut.

Adapun susunan DPTD PKS Surakarta masa bakti 2020-2025 terdiri dari:

Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD): H. Sugeng Riyanto,SS

Sekretaris MPD: H. Asih Sunjoto Putro, S.Si

 Ketua Dewan Penggurus Daerah (DPD): Daryono,ST

Sekretaris: M.Nafi' Asrori,ST

Bendahara : Agus Widodo,ST

Kabid BK: Ratu Surya Atmajaya, S.HI

Ketua Dewan Etik Daerah (DED): Dr.Kasori Mujahid, M.Ag

Sekretaris DED: Fakhruddin Nursyam,Lc

Ketua DPD PKS Surakarta saat ini dijabat oleh Daryono yang menggantikan Abdul Ghofar Ismail yang saat ini terpilih sebagai Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Jawa Tengah yang telah dilantik dalam Musyawarah Wilayah yang menetapkan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) PKS Provinsi Jawa Tengah sehari sebelumnya, Minggu (27/12). 



Daryono sebelumnya menjabat sebagai sekretaris umum DPD PKS Surakarta. 

Ketua DPD PKS Surakarta periode sebelumnya, Abdul Ghofar Ismail menyampaikan selamat kepada pengurus DPTD yang baru, "Barakallahufikum, selamat menjalankan amanah pengurus baru dan semoga mendapatkan keberkahan Allah SWT." ucapnya.

Sebelum pelaksanaan Musda PKS dengan daring ini juga diawali dengan kegiatan pemilihan raya (pemira) secara online yang melibatkan kader inti partai, yang masing-masing kader memilih 8 nama calon DPTW dan 8 nama calon DPTD. Untuk kemudian menjadi masukan bagi DPP untuk menetapkan   pengurus DPTW tingkat provinsi dan DPTD tingkat kota. 

 Ketua terpilih DPD PKS Surakarta, Daryono menyampaikan, setelah dilantik DPTD PKS Surakarta ini akan menyusun kepengurusan lengkap untuk masa bakti 2020-2025

"Secara teknis delapan orang di DPTD ini akan segera melengkapi kepengurusan. Semoga kami bisa amanah mengemban amanah dan berkhidmat untuk masyarakat. Sebagaimana tagline kami, 'bersama melayani rakyat'," jelasnya.



Monday, December 21, 2020

Hari Ibu, PKS Solo Gelar Webinar Kesehatan, Kontes Foto dan 1000 Masker Untuk Ibu

Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember 2020, disambut dengan semarak oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Surakarta. Salah satu divisinya, yakni Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK), menggelar kegiatan Semarak  Hari Ibu 2020 yang bertema “Ibu, pilar keluarga sehat di era pandemi.”

Tema tersebut diangkat karena di era pandemic, yang masih saja belum menunjukan tanda-tanda akan reda, peran ibu memang sangat dominan. Menurut ketua BPKK DPD PKS Kota Surakarta, Ori Nako, SP, M.Pd, Ibu harus memiliki kesehatan jasmani dan ruhani yang prima di era pandemi agar tetap bisa konsisten  melahirkan, mendidik dan mendampingi generasi yang berkualitas. “Pemasangan MMT, webinar serta pemberian masker dan handsanitizer dalam Semarak Hari Ibu kali ini diharapkan bisa menjadi sumbangsih BPKK PKS untuk para Ibu. Sebagai ajakan dan dukungan untuk terus menjaga kesehatan jasmani diri dan keluarga. Adapun kontes  foto dan anak diharapkan bisa menjadi sarana refreshing  untuk melepas kepenatan sekaligus menjalin komunikasi dengan anak. Semoga Ini bisa menjadi sarana untuk menjaga kualitas rohani Ibu,” ujar Ori Nako.

Semarak Hari Ibu 2020 merupakan rangkaian kegiatan yang meliputi Webinar Kesehatan Anak, Kontes Foto Ibu & Anak: Spirit Oranye, pemasangan spanduk edukasi, dan program 1000 Masker untuk Ibu. Kegiatan ini berlangsung selama satu pekan, mulai dari Senin (21/12) hingga puncaknya pada Sabtu (26/12).

Kontes Foto Ibu & Anak: Spirit Oranye, sudah dimulai sejak pertengahan bulan Desember 2020 kemarin. Target peserta adalah ibu milenial berusia maksimal 40 tahun yang berdomisili di Kota Surakarta yang berfoto bersama anaknya menggunakan kostum berwarna oranye. Tujuan dari kontes ini adalah untuk sosialisasi logo baru PKS. 
“Warna branding PKS tetap putih, tetapi memang ada perubahan warna pada simbol bulan sabit dari kuning ke oranye,” ujar Ori Nako.

Pemasangan spanduk edukasi hari ibu dilakukan di 12 titik secara merata, yakni Laweyan, Banjarsari, Jebres, Pasarkliwon dan Serengan. Sementara, pembagian 1000 Masker untuk Ibu akan diselenggarakan pada tanggal 25 Desember secara serempak, melibatkan BPKK DPC PKS di seluruh kecamatan yang ada di kota Surakarta. Selain masker, juga dibagikan hand sanitizer serta stiker berupa logo baru PKS.

Puncak dari kegiatan Semarak Hari Ibu 2020 adalah Webinar Kesehatan Anak yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 26/12/2012 jam 09.00 sampai selesai. Webinar ini mengambil tema: “kiat sehat selama pembelajaran home visit di masa pandemi”, menghadirkan pembicara pakar kesehatan anak, yaitu dr. Tien Budi Febriani, M.Sc., Sp.A. Pembicara berkarir sebagai dosen Fakultas Kedokteran UII, dan juga sebagai dokter di RS JIH Yogyakarta. Moderator dari acara ini adalah Miftakhul Djannah, S.Pd seorang praktisi pendidikan.

Menurut Nurul Afifah, Ketua BPKK DPC PKS Banjarsari yang menjadi panitia pelaksana webinar, tema webinar dipilih karena adanya wacana Pembelajaran Tatap Muka di masa pandemi covid-19 yang masih berlangsung. Pembelajaran home visit menjadi salah satu metode yang sedianya akan dilaksanakan oleh beberapa Lembaga Penyelenggara Pendidikan. Sehingga segala persiapan pun harus dilakukan oleh pihak sekolah maupun orang tua, baik persiapan psikologis maupun kesehatan.
 "Harapannya dengan adanya webinar ini bisa makin meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan pihak-pihak yang terkait, di antaranya para orang tua dan anak, serta para guru selaku penyelenggara pendidikan,” kata Nurul.

Webinar akan berlangsung secara daring menggunakan aplikasi Zoom dan akun Youtube PKS Kota Solo. Seluruh masyarakat bisa mengikutinya secara gratis dengan menghubungi narahubung 085924061985 (Yuni).




 

    

Wednesday, December 16, 2020

Kontes Foto “Spirit Oranye” (Orange Spirit Photo Contest)

 Kontes Foto “Spirit Oranye” (Orange Spirit Photo Contest)



Tunjukkan semangat oranyemu! Raih hadiah menarik dari kami.


Jika kamu seorang ibu muda, yuk foto bersama Ananda, lalu ikuti kontes seru ini!


Syarat dan ketentuan:

1. Ibu muda, usia maksimal 40 tahun (ibu milenials), tinggal di wilayah kota Solo (dibuktikan dengan kartu identitas)

2. Berfoto bersama ananda (anak kandung, jumlah anak bebas)

3. Warna kostum ibu dan ananda dominan oranye (bisa dikombinasikan dengan warna lain yang sesuai, namun oranye lebih dominan)

4. Foto boleh diedit dan dihias menggunakan aplikasi apapun seperti photosop, coreldraw, canva dan sebagainya, serta boleh disertai caption yang sesuai.

5. Upload foto di media sosial Facebook, Twitter atau Instagram, sertakan hashtag #SpiritOranyePKS

6. Wajib like/follow  halaman Facebook Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga PKS Kota Surakarta di facebook.com/BPKKPKSKotaSurakarta

7. Kirimkan properti lomba berupa: 

a. Foto yang akan diikutkan lomba 

b. URL/link atau screenshoot posting foto tersebut di media sosial

c. Biodata singkat dilengkapi alamat dan no HP aktif 

d. Foto identitas


Kirim ke email perempuansejahtera@gmail.com

Paling lambat: 25 Desember 2020


8. Pengumuman akan dilakukan di website www.perempuansejahtera.com dan Halaman Facebook/BPKKPKSKotaSurakarta pada 1 Januari 2021


ASPEK PENILAIAN

1. Kualitas foto (30%)

2. Ekspresi dari objek (30%)

3. Aspek penunjang seperti desain dan caption (20%)

4. Engagement di media sosial seperti like dan komentar (20%)


HADIAH

Juara 1: Rp 500.000, piagam dan paket sponspor

Juara 2: Rp 350.000, piagam dan paket sponsor

Juara 3: Rp 250.000, piagam dan paket sponsor


Narahubung: Iffah (+62 851-0007-7406)