Solo - Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan, telah diselenggarakan kegiatan Pelatihan Pengolahan dan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Balai Warga RT 04 RW 08 Kampung Tegalsari, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, pada Sabtu (30/05/2026) pukul 19.30 WIB.
Kegiatan yang mengusung semangat EduEcoGreen ini dihadiri oleh pengurus RW, pengurus RT, serta warga Kampung Tegalsari yang antusias mengikuti edukasi dan pelatihan terkait pengelolaan sampah rumah tangga.
Acara diawali dengan sambutan dari Ketua RT 04 RW 08, Amin Supodo, ST, yang menyampaikan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi timbulan sampah dari sumbernya. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh warga untuk membangun budaya memilah dan mengelola sampah sebagai bagian dari tanggung jawab bersama demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Materi utama disampaikan oleh Dr. Dian Kresnadipayana, M.Si., selaku Ketua Bidang Energi, Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim (ELPHI) yang memberikan edukasi mengenai pemilahan sampah rumah tangga serta pengolahan sampah organik rumah tangga. Dalam paparannya, Dr. Dian menjelaskan bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah tangga melalui pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu.
Beliau menekankan bahwa sampah organik yang selama ini dianggap tidak bernilai sebenarnya dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat, seperti kompos dan pupuk organik cair, sehingga dapat mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA). Selain itu, pemilahan sampah sejak dari sumber juga dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah dan membuka peluang ekonomi melalui kegiatan bank sampah.
“Perubahan besar dalam pengelolaan lingkungan dimulai dari langkah-langkah sederhana di rumah. Jika setiap keluarga mampu memilah dan mengolah sampahnya dengan baik, maka kita telah berkontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Dr. Dian Kresnadipayana.
Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis dalam mengelola sampah rumah tangga secara mandiri. Diharapkan edukasi dan pelatihan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan serta mendukung program pengurangan sampah di Kota Surakarta.


0 comments:
Post a Comment