Saturday, April 16, 2016

Polemik Ijazah, Dewan Minta Sekolah Pro Aktif

PKS Kota Solo - DPRD Kota Surakarta meminta sekolah yang masih menahan ijazah segera menginventarisasi data siswa. Sekolah pun didorong untuk pro aktif guna memudahkan pengambilan ijazah oleh siswa atau orang tua yang bersangkutan.
Sebagaimana diketahui, berdasarkan rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Surakarta terungkap temuan 925 ijazah siswa lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Surakarta yang masih tertahan di sekolah masing-masing. Mayoritas siswa tersebut memiliki persoalan administrasi sehingga membuat ijazah mereka  masih berada di sekolah.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Surakarta Asih Sunjoto Putro mengatakan, perlu ada pemahaman mengenai administrasi di sekolah negeri maupun swasta. Di sekolah negeri, sumber pembiayaan tidak murni dari siswa. Maka, hak siswa pun harus tetap diberikan. Sebaliknya, di sekolah swasta pendanaan iuran dari siswa menjadi sumber utama keberlangsungan proses belajar mengajar. “Maka supaya tak terulang lagi, sejak awal orang tua harus diajak berbicara supaya tahu apa yang menjadi persoalan dan kita bisa memilahnya,” jelasnya.
Sumber : joglosemar.com

Relokasi PKL Gerobak Kuning, Bukti Pemkot Kurang Perencanaan

PKS Kota Solo - Polemik relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) gerobak kuning Jalan Slamet Riyadi yang terus bergulir menjadi sorotan kalangan dewan. Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Surakarta Sugeng Riyanto mengatakan, ketidakpuasan PKL terhadap kawasan relokasi merupakan imbas dari kurang matangnya perencanaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta. Kebijakan Pemkot dinilai terlalu dipaksakan.
“Mestinya Pemkot dapat memberikan solusi sebelum menentukan kebijakan. Ini kan tidak, lokasi yang baru saja belum layak bagi PKL. Kan kesannya dipaksakan,” ujar Sugeng kepada wartawan, Jumat (15/4). Sugeng mengatakan, Pemkot tidak menjalankan tata kelola pemerintahan sebagaimana mestinya dalam relokasi PKL tersebut. Tak heran apabila upaya penataan yang dilakukan mendapat banyak pertentangan.
Di sisi lain perencanaan yang kurang matang berpengaruh pada nasib para PKL. Semenjak menempati lokasi baru, omzet mereka menurun. “Mereka kurang mendapat sarana semestinya. Pemkot seharusnya bergerak cepat untuk menyiapkan selter yang layak,” sebutnya. Apabila Pemkot tak segera menyelesaikan persoalan tersebut, Sugeng khawatir akan muncul perlawanan publik yang lebih luas.
“Harusnya kalau mau merelokasi, setidaknya ada alasan yang membuat PKL tidak menolaknya. Kita lihat sekarang, lokasinya kurang layak. Kalau dari awal perencanaannya matang tidak akan terjadi pertentangan,” tandasnya.
Sumber : joglosemar.com

Thursday, April 14, 2016

Pemkot Solo Jangan Takut Naikkan Setoran PAD Parkir

PKS Kota Solo - DPRD Solo meminta supaya Pemkot melakukan rasionalisasi jumlah setoran pendapatan asli daerah (PAD) menjadi dua kali lipat ditahun 2017 mendatang. Rasionalisasi ini dilakukan karena nilai saat ini dianggap tidak sepadan dengan pengguna jasa perparkiran di Kota Solo.
“Tahun 2014, setoran PAD perparkiran Rp 3 miliar. Tahun 2015, naik Rp 1 miliar menjadi Rp 4 miliar. Tahun depan harus naik dua kali lipat atau ada kenaikan signifikan dari tahun-tahun sebelumnya,” terang Wakil Ketua Komisi III DPRD Solo, Sugeng Riyanto, Rabu (13/4).
Bukan tanpa alasan, kalangan Dewan meminta kenaikan PAD dari sektor perparkiran. Hasil  kajian tim khusus diketahui bahwa potensi pendapatan dari sektor perparkiran jatuh di angka terendah yaitu Rp 4 miliar setiap tahun dan tertinggi mencapai Rp 9 miliar setiap tahunnya.
Dengan data tersebut dapat dikatakan bahwa Pemkot bisa menerima pemasukan yang cukup signifikan dari sektor parkir tersebut. Berdasarkan hasil kajian tersebut, lanjut Sugeng, seharusnya UPTD Perparkiran dapat dengan mudah memenuhi target yang dinaikkan teresebut.
Sumber : timlo.net
“Kalau takut menaikkan, justru menjadi pertanyaan besar. Ada apa di balik ini,” tandas Sugeng.
Tak hanya dari sektor perparkiran semata, pihaknya juga berharap SKPD lain juga ikut menaikkan target PAD nya. Supaya, kesejahteraan masyarakat di Kota Solo lebih terjamin dan sejahtera.

Peduli Kesehatan, PKS Jebres adakan Senam Otak

PKS Kota Solo - Minggu (10/4) kantor Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejarhtera (PKS) Jebres Surakarta dipadati puluhan warga dan kader perempuan yang mengikuti senam otak. Kegiatan Senam merupakan program rutin dua pekan sekali dari Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPC PKS Jebres Surakarta. 
Pekan ini senam otak dipilih sebagai agenda senam yang dipandu langsung oleh trainer dokter spesialis syaraf, dr Fadhilah SpS.
Selaku pemandu senam, Fadhilah juga menerangkan senam otak idealnya dilakukan secara rutin setiap hari, selama lima sampai 10 menit. Karena senam otak berfungsi antara lain untuk keseimbangan otak kanan dan kiri dan menguatkan memori.
Ketua BPKK DPC PKS Jebres, Kurnia Prihatini menyampaikan bahwa warga sekitar dan kader perempuan PKS semangat dan antusias dalam mengikuti senam. "Guna menambah pengetahuan kader perempuan PKS dan warga, Minggu lalu digelar pelatihan senam otak. Harapannya setelah mengikuti pelatihan, peserta bisa menularkan ilmunya kepada warga masyarakat lainnya." Pungkas Kurnia.
Senam otak pekan ini bukan pertama kalinya diadakan, beberapa waktu sebelumnya pernah diadakan senam otak bagi para lansia di Kelurahan Jebres. Banyak warga yang tertarik dan semangat mengikutinya. Dengan adanya program rutin Senam, diharapkan dapat menambah kesadaran warga tentang pentingnya menerapkan pola hidup sehat, salah satunya dengan berolahraga.

Thursday, April 7, 2016

Revitalisasi Pasar Klewer Sisi Timur, DPRD Minta Pemkot Fokus

PKS Kota Solo -  Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta diminta untuk tak terburu-buru untuk merealisasikan rencana revitalisasi Pasar Klewer sisi timur. Wakil Ketua Komisi III Sugeng Riyanto mengatakan, Pemkot harus berkonsentrasi dengan pembangunan supaya terselesaikan sesuai jadwal yang ditetapkan. Apabila sampai ada tahapan yang terlambat, ia khawatir akan memicu keresahan pedagang. Dirinya menilai, dengan segera rampungnya pembangunan Pasar Klewer maka perputaran ekonomi pedagang dapat kembali membaik.
“Satu tahun terakhir mereka kan tidak dalam kondisi kepastian baik ekonomi, keamanan dan kenyamanan. Kita berharap dengan pasar baru nanti para pedagang dapat mengembalikan kejayaan pasar,” ucapnya.
Sumber : Joglosemar.com

Wednesday, April 6, 2016

KOMISI IV DPRD MENILAI PELAKSANAAN UN DI KOTA SOLO BERJALAN LANCAR

PKS Kota Solo -  Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk tingkat Sekolah Menengah Atas / Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/SMK) di Kota Surakarta hari Rabu (6/4) ini telah selesai pelaksanaannya. Selama tiga hari pelaksaan UN ini, Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surakarta melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah sekolah.
Sekretaris Komisi IV DPRD, Asih Sunjoto menyampaikan, sesuai hasil sidak ke sejumlah sekolah secara umum pelaksanaan UN tingkat SMA/SMK di Kota Surakarta tahun 2016 ini berjalan dengan lancar.
"Dari pantauan kami, UN untuk tingkat SMA sederajat di Kota Solo berjalan lancar dan tertib. Saat ini 80% sekolah sudah menggunakan Computer Based Test (CBT) sementara yg masih menggunakan sistem lama dengan alat tulis sebanyak 20%" jelas Asih yang juga Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kota Surakarta ini.
Ada beberapa catatan menarik selama tinjauan lapangan yang dilaksanakan Komisi IV DPRD saat UN tahun ini yaitu penyandang difabel tetap bisa mengikuti pelaksanaan UN dengan baik. Seperti di SMA Muhammadiyah 6 ada tiga siswa tuna netra yang tetap semangat mengerjakan soal dengan dibacakan oleh pengawas.
"Begitu juga di SMA Negeri 8 ada satu siswa tunanetra dan satu siswa low vision yang tetap bisa mengikuti UN sampai selesai" ujar Asih.
Asih menyampaikan, Komisi IV menilai pelaksanaan UN di Solo tahun ini sudah baik meskipun belum semua sekolah menggunakan CBT, "Harapannya UN tahun depan SMA/SMK di Surakarta semuanya sudah menggunakan CBT" pungkasnya.

Tuesday, April 5, 2016

DPRa PKS Kerten Bersiap Bentuk Rumah Khidmat

PKS Kota Solo - Ahad (3/4) bertempat di Rumah Makan Boga Bogi para pengurus Dewan Perwakilan Ranting (DPRa) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kerten merapatkan barisan dan berkoordinasi menyusun program kerja yang diharapkan bisa menjadi solusi bagi permasalahan masyarakat terutama diwilayah kelurahan Kerten Kecamatan Laweyan, Solo.
Diawali dengan taujih dari salah satu tokoh di Kelurahan Kerten, Ust. Abdul Rouf mengingatkan kembali akan tugas penting partai ini sebagai partai dakwah, yaitu membawa masyarakat pada perilaku hidup yang lebih baik.
Sementara, sebagai perwakilan dari pengurus inti Dewan Pengurus Cabang (DPC)  PKS Laweyan, Wahyu Setiawan menggarisbawahi tentang pentingnya sinergi program-program DPRa dengan program DPC sehingga kerja-kerja partai akan lebih rapi dan tepat sasaran.
Tahun berkhidmat DPRa PKS Kerten akan diwarnai dengan pembentukan Rumah Khidmat sebagai pusat kegiatan baik berupa bakti sosial, kajian keislaman dan pelatihan. Tak kalah penting, dengan potensi besar kalurahan Kerten dalam hal dukungan pada PKS, maka akan dibentuk koordinator ditiap RW sebagai jembatan aspirasi masyarakat.
"Teruslah melayani masyarakat, dan semoga program kerja yang telah disiapkan DPRa PKS Kerten bisa menjadi solusi bagi permasalahan di masyarakat",tandas Wahyudi A Syamila, S.Kom selaku ketua DPRa PKS Kerten.

Narasi : TyArini
Fotografer : Didik Hariyanto / RPF Solo

Monday, April 4, 2016

Peduli Lingkungan, DPC PKS Pasar Kliwon launching Warung Sampah Barokah

PKS Kota Solo - Minggu pagi (4/3) Badan Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pasar Kliwon Surakarta melaunching "Warung Sampah Barokah"atau yang akrab dikenal Warung SABAR. Bersamaan dengan agenda senam rutin ibu-ibu di halaman DPC PKS Pasarkliwon.
Dalam sambutan sekaligus peresmian Warung SABAR, ketua DPC PKS Pasar Kliwon, Susmono menyampaikan "Warung SABAR ini adalah salah satu program yang berhubungan dengan lingkungan dan ekonomi keluarga. Sampah-sampah kering seperti koran bekas, botol aqua bekas, air minum kemasan yang telah dikumpulkan oleh ibu-ibu kampung ditimbang oleh pengepul sampah, uang hasil sampah tadi kemudian di tukar dengan sembako yang telah disiapkan oleh warung SABAR".
Sebelum kegiatan launching Warung SABAR, rencana program ini sudah disosialisasikan ke beberapa Pos Wanita Keadilan (PWK) oleh ketua BPKK DPC PKS Pasarkliwon, Titik. Puluhan ibu yang hadir tertarik dan antusias mengikuti kegiatan. Ibu-ibu warga sekitar membawa sampah dan menukarkannya dengan sembako setelah senam ibu-ibu usai. Program warung SABAR ini adalah program yang akan di jadikan program tambahan bagi beberapa PWK (Pos Wanita Keadilan) yang ada di DPC PKS Pasar Kliwon. Dengan adanya program ini diharapkan ibu-ibu di wilayah Pasarkliwon semakin menyadari bahwa sampah-sampah rumah tangga bisa dipilah - pilah dan di jual ke pengepul sampah.
Bu Sanggup salah satu peserta menyatakan senang dengan program warung SABAR. "Dengan program ini, rumah bersih dari sampah kering dan ada tambahan uang untuk belanja sembako" ujarnya.