Monday, August 12, 2019

DPD PKS Kota Surakarta Salurkan 2020 Paket Daging Qurban



         
       PKS Kota Solo - Senin, 11 Dzulhijah 1440 H bertepatan dengan 12 Agustus 2019 DPD PKS melaksanakan penyembelihan hewan qurban untuk merayakan Hari Raya Idul Adha 1440 H. Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) DPD PKS Surakarta, Agus Widodo menyampaikan, "Agenda penyembelihan hewa qurban PKS Solo ini merupakan agenda tahunan. Pada tahun ini kurang lebih 2020 paket daging kurban disalurkan ke penerima manfaat dari kalangan masyarakat yang berhak menerima" ujarnya.
       Pelaksanaan penyembelihan  hewan qurban PKS Surakarta dilaksanakan oleh  masing masing pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) atau pengurus di tingkat kecamatan. Namun, tidak semua penyembelihan dilaksanakan di sekretariat kantor DPC PKS. Seperti di Pasarkliwon dan serengan penyembelihan dilaksanakan di Tempat Penyembelihan Umum Jagalan dengan penyembelih hewan qurban Ketua MPW PKS Jateng, Quatly Alkatiri
       Agus menjelaskan, terdapat total enam ekor sapi dan 13 kambing yang disembelih se Surakarta. Mengenai rincian hewan qurban di masing-masing DPC PKS adalah sebagai berikut: DPC PKS Laweyan menyembelih dua ekor sapi dan empat ekor kambing. DPC PKS Banjarsari menyembelih dua ekor sapi. DPC PKS Jebres menyembelih  lima ekor kambing. DPC PKS Pasar Kliwon sembelih satu ekor sapi dan  tiga ekor kambing. Serta DPC Serengan sembelih satu ekor sapi dan satu kambing.
    

Saturday, March 30, 2019

Pernah Nukang Becak Saat Kuliah, Kini Ghofar Jabat Ketua PKS Solo

PKS Kota Solo - Laki-laki kelahiran 20 Desember 1972 ini awalnya bercita-cita menjadi seorang dosen sekaligus pembicara sehingga bisa keliling Indonesia. Namun, nasib berkata lain. Dunia politik yang digeluti Abdul Ghofar ISmail, karena kegemarannya berorganisasi malah membawanya menjadi wakil rakyat selama dua periode. Di dalam periode kedua pada 2014-2019, ia menjadi wakil ketua DPRD Solo. Selain itu, pada minggu [15/11], ia juga dilantik menjadi Ketua Dewan Pengurus Daerah [DPD] Partai Keadilan Sejahtera [PKS] periode 2015 - 2020.

"Menjadi politikus bukanlah impian saya sejak dulu, karena saya memandang dunia politik itu banyak benturannya dan permasalahan yang memerlukan mental kuat. Saya orangnya sensitif sehingga tidak nyaman saat bermasalah dengan orang lain," katanya.

Ghofar juga menyatakan menjadi politikus bukan menjadi bagian rencana hidupnya selama ini.  " Saya selalu membuat daftar target kehidupan yang akan dicapai selama 10 tahun kedepan. Pada 1994 hingga 2004, sejumlah target biaya terpenuhi. Diantaranya lulus kuliah, memiliki istri dan anak, serta menjadi guru," ujar bapak 6 anak itu.

Namun, pada 2004 - 2014, ditengah target hidupnya menjadi kepala sekolah dan pembicara bidang pendidikan, pada 2009 jalannya berbelok arah karena ia dipilih oleh DPD PKS Solo untuk bertarung dalam ajang Pemilu Legislatif.

"Dari pegalaman itu, saat ini saya membuat target pencapaian hidup selama lima tahunan. Setelah nanti tidak menjadi wakil rakyat, saya ingin berwiraswasta dan membuka jasa konsultasi untuk permasalahan tentang legislatif dan pemerintahan," tutur warga Serengan ini.

Ia menyadari prestasi yang saat ini diraihnya bukan tanpa kerja keras dan dukungan keluarga. Dari SMA hingga kuliah di jurusan Matematika Fakultas MAtematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS), ia harus berupaya membiayai sekolahnya dengan berwiaraswasta.

"Dulu saya pernah berjualan dan menjadi pengemudi becak," ungkapnya. (AR)

Sumber : Solopos [17/11]
    

Friday, March 29, 2019

Pemkot Diminta Sediakan Hunian Untuk Eks Gafatar

PKS Kota Solo - Kendati jumlah eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang berasal dari Solo tidak banyak, Pemerintah Kota (Pemkot) tetap diminta memberi solusi kepada mereka. Terutama soal tempat tinggal yang mendesak dibutuhkan.
Menurut kalangan dewan, pemberian solusi kepada eks anggota Gafatar yang saat ini ditampung di Griya Bahagia PMI lebih karena mengedepankan faktor kemanusiaan.
"Bagaimanapun mereka pernah tinggal di Solo dan menjadi bagian dari masyarakat kita. Pemkot juga tak bisa berlepas tangan," ungkap Ketua Fraksi Partai KEadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Solo, Sugeng Riyanto, Senin (1/2).
Terkait tempat tinggal, Sugeng meminta pemkot menyediakan lokasi sementara untuk penampungan eks anggota gafatar. Pasalnya mereka ditempatkan di Griya Bahagia PMI hanya untuk tiga hari. Itu artinya hari ini mereka harus meninggalkan penampungan.
"Pemkot bisa menuyediakan rumah singgah atau bangunan milik pemkot yang tidak terpakai. Sembari menunggu, pemkot melobi pihak PMI untuk memperpanjang masa pakai," kata dia.
Selain itu, lanjut dia, pembinaan secara ideologis kepada eks gafatar juga perluadiberikan agar masyarakat dapat menerima kembali kehadiran mereka. PEmkot bisa menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk memberikan pengarahan terkait pemahaman keagamaan.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Solo yang juga merupakan anggota FPKS, Abdul Ghofar Ismail berharap eks anggota gafatar dapat berbaur dengan masyarakat umum. (AR)
Sumber : Jawapos Radar Solo, Selasa (2/2)
    

Wednesday, January 16, 2019

Pemda Tak Bisa Langsung Konsultasi ke Kemendagri, DPRD Pertanyakan Kesiapan Pemprov


PKS Kota Solo - Rencana konsultasi Komisi I DPRD Kota Solo ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) soal pembubaran unit pelaksana teknis (UPT) dipastikan batal. Mendagri Tjahjo Kumolo mengeluarkan surat edaran (SE) berisi penjelasan tata cara konsultasi yang membatasi akses konsultasi.
SE bernomor 019.3/101/SJ tentang Tata Cara Konsultasi Pemerintah Daerah ke Kemendagri yang dikeluarkan pada 8 Januari 2018 tersebut ditujukan kepada bupati/wali kota di seluruh Indonesia. SE tersebut mengacu Peraturan Pemerintah (PP) No. 12/2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, khususnya yang berkaitan dengan mekanisme konsultasi oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
Menurut SE itu, konsultasi oleh pemkot diselenggarakan oleh gubernur sebagai wakil pemerintah pusat. Selanjutnya, jika konsultasi kepada gubernur belum mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan, pemkot bisa berkonsultasi langsung ke Kemendagri bersama dengan pemerintah provinsi.
Anggota Komisi I DPRD Kota Solo, Muhadi Syahroni, mengatakan pihaknya sudah mengklarifi kasi SE itu ke Kemendagri. SE juga berlaku untuk anggota DPRD karena mereka bagian dari penyelenggaraan pemerintah daerah.
“Mengacu SE itu, rencana Komisi I berkonsultasi mengenai UPT batal dilakukan ke Kemendagri,” ujarnya saat berbincang dengan Espos, Senin (15/1). Menurutnya, sesuai pengalaman yang lalu, pemprov sering kali tak bisa memberi jawaban atas pertanyaan DPRD Kota Solo. Dengan SE tersebut, ia menilai pemprov mau tak mau harus mempersiapkan segala fasilitas yang diperlukan.
“Kebijakan di Kemendagri harus ditransfer ke provinsi mengacu SE. Jadi kalau pemkot atau pemkab konsultasi, pemprov bisa menjawab,” terang politikus PKS tersebut.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Solo, Asih Sunjoto Putro, berpendapat senada. Menurutnya, pemprov harus memahami arah kebijakan Kemendagri sehingga memiliki kapasitas dan menjadi rujukan konsultasi.
“Masalahnya, sudahkah ini disiapkan? Apa yang di provinsi benar-benar mewakili di Kemendagri. Kalau provinsi tidak paham, kami yang di daerah malah harus kerja dua kali,” katanya.
Ia akan mengikuti pola Kemendagri. Ia juga bakal melihat perkembangan regulasi terbaru itu dalam beberapa bulan ke depan. Selama ini Kemendagri lebih banyak diminta pendapat perkara legal drafting. Dengan SE terbaru itu, konsultasi bisa dilakukan ke kementerian terkait.
Sumber : Solopos

Wednesday, May 9, 2018

DPRa PKS Jajar Gelar Dilan Muda Cup 2018


PKS Kota Solo - Turnamen futsal Dilan Muda Cup 2018 dalam rangka memeriahkan milad 20 PKS berlangsung meriah. Diikuti 7 tim futsal, babak penyisihan berlangsung pada 15 April 2018 dan babak semifinal dan final berlangsung pada 6 Mei 2018. Budi Langgeng Futsal, Ngemplak Boyolali bakal menjadi venue untuk pagelaran futsal

Bidang BKO Dewan Pimpinan Ranting Jajar Partai Keadilan Sejahtera sebagai pihak penyelenggara menyasar peserta anak-anak muda remaja masjid di sekitar wilayah Laweyan dan sekitarnya untuk mengikuti pagelaran ini.

Dengan semangat membangun silaturahim dan juga membentuk jiwa kompetisi dan sportivitas, pihak penyelenggara memilih liga ini untuk memeriahkan MILAD PKS 20.

Arif Nur Rohim selaku ketua panitia menyampaikan,  "Ajang ini diharapkan dapat menjadi momen awal terbentuknya jejaring komunitas pecinta futsal di Jajar,  dan Laweyan pada umumnya."

Turnamen futsal ini disambut baik oleh peserta tim futsal. Tentunya momen ini menjadi sarana meningkatkan kualitas tim futsal. Jalannya pertandingan sangat menarik dan seru.

Hasilnya, juara 1 Dilan Muda Cup diraih oleh Tim Barracuda dari Sondakan berhak memperoleh 1 ekor kambing, Juara 2 oleh Tim Amanah dari Pasar Kliwon memperoleh 3 ekor mentok dan Semifinalis yaitu Tim Warise dewe dari Pajang dan Palapa dari Karangasem masing masing membawa pulang 3 ekor ayam.

Thursday, May 3, 2018

Sosialisasikan Sudirman Said - Ida Fauziah, DPC PKS Jebres adakan Bakti Sosial

PKS Kota SOLO - Sosialisasikan Sudirman Said-Ida sebagai calon Gubernur Jawa tengah periode 2019-2024, PKS kecamatan Jebres Surakarta menggelar nonton bareng dan Bakti Sosial Pemeriksaan Kesehatan di desa Dempo Mojosongo Surakarta.
Kegiatan diawali dengan Nonton Bareng film dokumenter yg berjudul "Samin dan Semen" pada hari Senin 30 April 2019 pukul 19.30-21.00. Lebih dari 75 warga desa Dempo antusias menghadiri acara tersebut.
Pada hari Selasa, 1 Mei 2018 kegiatan sosialisasi paslon SS-Ida yg bernomor urut 2 ini adalah senam pagi dan dilanjutkan dengan bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga sekitar desa Dempo, Mojosongo, Surakarta.
Acara senam pagi dimulai pukul o6.00 WIB kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan gula darah, asam urat, bekam dan akupuntur.
Sembari menunggu giliran periksa, panitia menyiapkan film sekilas perjalanan Sudirman Said sebagai bakal calon gubernur Jawa Tengah periode 2019-2024.
Kurnia Prihantini, S.Pd. selaku ketua panitia mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian dan bagian dari sosialisasi paslon SS-Ida yang digelar di 100 titik di seluruh provinsi Jawa Tengah.

Monday, April 9, 2018

Resmikan RKI Serengan, Ghofar : Dua Resep Keberuntungan Dunia Akhirat


PKS Kota Solo - Diundang sebagai pembicara dalam Kajian Akbar April Semangat pada Minggu (8/4), Abdul Ghofar Ismail menyampaikan materi tentang Dua Resep Keberuntungan Dunia dan Akhirat. April Semangat diadakan oleh Pos Wanita Keadilan (PWK) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan dalam rangka menyambut Milad ke-20 PKS. Ghofar sejak awal memang sudah dikenal sebagai ustadz yang kerap mengisi materi di berbagai acara pengajian. Walaupun saat ini, Ghofar juga mengemban amanah sebagai ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Surakarta dan wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surakarta.
Kali ini, sebagai rujukan materi pengajian, Ghofar menukil Qur'an Surat Al Hajj ayat 77. "Disebutkan dalam ayat tersebut bahwa ada dua hal yang harus dilakukan oleh seseorang supaya dia beruntung di dunia dan akhirat, yaitu beribadah dengan baik kepada Alloh Swt. dan berbuat baik kepada sesama manusia. Itulah dua resep yang menjadi syarat agar seseorang beruntung." Pungkas Ghofar dalam ceramahnya.
Setelah kajian, acara dilanjutkan dengan peresmian Rumah Keluarga Indonesia (RKI) oleh Abdul Ghofar Ismail.
Untuk lebih memeriahkan acara, panitia juga mengadakan bazar pakaian murah dan bazar berbagai macam jajanan yang ditawarkan oleh stand bazar perwakilan dari tiap RW yang ada di Joyotakan. Stand pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) PKS juga disediakan oleh panitia.
Acara yang hampir sama juga diadakan oleh RKI Kalurahan Serengan, Kecamatan Serengan berupa Bakti Sosial bertempat di kampung Dawung. RKI adalah salah satu program yang digalakkan oleh BPKK PKS di seluruh Indonesia. RKI fokus pada peningkatan ketahanan keluarga Indonesia dan masalah keperempuan

Latih Kekompakan, PWK PKS Kerten Gelar Outbond



PKS Kota Solo - Pos Wanita Keadilan (PWK)  Dewan Pengurus Ranting (DPRa) PKS Kalurahan Kerten mengadakan kegiatan Outbond Minggu (8/4). Kegiatan outbond ini juga diikuti oleh PWK Kalurahan Panularan. Semuanya bergabung menjadi satu membuat suasana semakin ramai dan penuh keakraban.
Kegiatan ini diikuti sekitar 60 orang yang terdiri dari kaum ibu-ibu. Outbound ini diadakan di Taman Balekambang. Dengan menggunakan armada 6 mobil, jam 7 pagi rombongan bertolak menuju lokasi outbond. Ada juga yang sebagian menggunakan sepeda motor, karena jarak yang dekat dengan rumah.
Ketua Dewan Pengurus Cabang(DPC) PKS Laweyan Anang Istanto menyempatkan diri memberikan sambutan dalam pembukaan. Selaku ketua, Anang berharap semoga acara ini bermafaat dan dapat menjalin silaturahmi serta ukhuwah diantara pengurus dan anggota PWK Kerten dan Panularan. Dan beliau berharap juga acara outbond bisa berjalan lancar, sukses dan semua bergembira.
Dalam oubond kali ini juga diperkenalkan salah satu Calon Anggota Legeslatif dari PKS Kecamatan Laweyan yaitu Widyastuti.
Lain halnya dengan Widyastuti, selaku ketua PWK Kerten mengatakan, "Dengan acara ini kami berharap anggota PWK Kerten jadi makin akrab dan siap untuk merealisasikan program kerja PWK di tahun 2018 ini dan menjelang pemilu tahun 2019."
Widi yang juga calon anggota legislatif DPRD Kota Solo ini juga berterima kasih kepada ibu-ibu semua yang telah rela menyempatkan untuk ikut kegiatan out bond ini.
Kegiatan outbond yang berlangsung sampai dengan  jam 13.00, diisi oleh tim trainer yang ada di kota Solo dengan permainan yang sangat seru dan tak kalah asyiknya. Peserta dibagi dalam beberapa kelompok, setiap kelompok menyusun strateginya masing-masing untuk memenangkan permainan. Tujuan dari dibaginya kelompok adalah untuk menambah kekompakan dan kerjasama antar anggota. Selain itu juga untuk mepererat silaturahmi san rasa kekeluargaan.
Di akhir acara, tidak lupa peserta yang menjadi pemenang di tiap arena lomba memperoleh hadiah yang sudah disiapkan oleh panitia. Sesudah outbond, para peserta diajak makan bersama.