Friday, April 28, 2017

Relawan PKS Solo Ikut Sukseskan Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional

PKS Kota Solo - Relawan PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Kota Solo berpartisipasi dalam serangkaian acara peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) 2017 yang digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Rabu (26/4).
Diawali dengan apel pagi yang diadakan di Halaman Pendopo, Apem Sewu, Sewu, Jebres, Solo sekitar pukul 09.50 WIB, Apel tersebut dihadiri oleh para relawan, aparat pemerintah, siswa SMP, hingga anggota-anggota TNI dan Polri.
Relawan PKS Solo berkomitmen untuk berperan aktif dan mengambil bagian dalam proses kesiapsiagaan dan penanganan bencana di Solo dan sekitarnya.
"Sebelum ini, kami relawan PKS Solo sering melakukan koordinasi bersama dengan relawan-relawan se Solo Raya di Kantor PBPD Surakarta," ujar Koordinator Relawan PKS Solo, Endang Priadi.
Tema yang diusung dalam apel kesiapsiagaan tersebut adalah "Membangun Kesadaran, Kewaspadaan dalam Menghadapi Bencana". Dalam laporannya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solo, Eko Prajudhy Noor Aly mengatakan,
"HKBN 2017 ini serentak diadakan nasional, agar dapat meningkatkan keselamatan warga dalam menyikapi datangnya bencana," ujarnya.
Selain apel, dilaksanakan juga edukasi kesiapsiagaan bencana bagi para siswa SMP, simulasi menghadapi bencana yang diikuti oleh relawan dan juga warga sekitar, juga kerja bakti bersih-bersih sungai di jurug.

Bidang Kaderisasi PKS Solo Raih Penghargaan Terbaik Se Jawa Tengah

PKS Kota Surakarta raih penghargaan Bidang Kaderisasi terbaik Se Jawa Tengah yang diserahkan pada acara syukuran Milad ke-19 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Halaman DPW PKS Jawa Tengah pada Kamis (20/4/2017).
Penghargaan disampaikan oleh Ketua Bidang (Kabid) Kaderisasi DPW PKS Jawa Tengah Thohari dan diterima oleh Kabid Kaderisasi DPD PKS Kota Surakarta R Surya Atmaja.
Sekretaris Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jateng, dalam keterangannya mengungkapkan selamat dan merasa bersyukur PKS telah menapaki usia ke-19, dengan harapan senantias meneguhkan khidmat untuk masyarakat.
“Kami sampaikan juga rasa terimakasih kepada warga sekitar yang telah bersedia hadir dalam acara ini dan ikut mendoakan PKS Jateng, dan perlu diketahui bagi warga, bahwa kantor PKS Jateng ini terbuka dalam menerima aspirasi masyarakat,”tandasnya.

Thursday, April 27, 2017

Humas DPC PKS Banjarsari Gelar Training Kehumasan dan Fotografi

PKS Kota Solo - Untuk meningkatkan skill kehumasan kader, Divisi Humas DPC PKS Banjarsari menyelenggarakan Training Kehumasan dan Fotografi. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu, 24 April 2017, mulai jam 8.00 hingga jam 12.000 di Kantor DPC PKS Banjarsari, Jalan Bone Timur, Banyuanyar, Banjarsari, Surakarta. Training diikuti oleh sekitar 20 kader PKS se Banjarsari.
Dua materi yang dipaparkan adalah Teknik Fotografi Menggunakan Smartphone, yang disampaikan oleh Ahmad Mustaqim, S.Sn, fotografer profesional dari Fotomat, Sukoharjo. Materi kedua, kehumasan dasar dan penulisan pers release disampaikan oleh Afifah Afra, dari Forum Lingkar Pena. Acara berlangsung dengan santai namun serius, terlihat dari antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Ketua DPC PKS Banjarsari, Amin Supodo, SP menyatakan, bahwa kehumasan merupakan faktor penting dalam kesuksesan gerakan perubahan yang diusung oleh PKS. “Humas merupakan jembatan yang menghubungkan antara partai dengan konstituen. Karena itu, kami menyambut dengan baik kegiatan ini, karena dengan gerakan ‘kabeh dadi humas’, PKS akan semakin membumi di kalangan masyarakat.”
Lebih lanjut, pemateri Afifah Afra mengatakan, bahwa komunikasi politik yang baik, akan membuat PKS semakin diminati oleh publik. “Keberhasilan humas adalah ketika secara persuasif humas berhasil melakukan pendekatan kepada masyarakat, mengkomunikasikan dengan baik program-programnya, sehingga publik tidak hanya memiliki persepsi positif terhadap partai, tetapi juga memberikan dukungan, dan lebih lanjut lagi, memberikan advokasi atau pembelaan.”

Afifah Afra juga menyebutkan, bahwa saat ini kita telah memasuki era revolusi industri 4.0, mengutip pendapat Klaus Schwab, di mana segala sesuatu telah memasuki era digitalisasi. Pelaku era ini adalah generasi milenial, alias generasi Y (lahir tahun 1981-1994) yang memiliki ciri khas sangat berbeda dengan generasi baby boomers (lahir tahun 1946 – 1964) ataupun generasi X (lahir tahun 1965-1980).
“Jika PKS ingin menjadi besar, PKS harus memahami behavior dari generasi Y yang jumlahnya saat ini sekitar sepertiga dari total pemilih. Generasi Y adalah generasi yang melek teknologi dan merupakan digital native. Humas harus mampu berkomunikasi dengan baik kepada para digital native dengan bahasa-bahasa teknologi yang canggih dan mereka sukai.”
Sementara, menurut Ahmad Mustaqim, foto yang baik akan membuat image yang menarik. Oleh karenanya, meningkatkan skill fotografi, merupakan kebutuhan yang urgen bagi humas. Menurut ketua panitia, Muhammad Yusuf, kegiatan sejenis akan dilakukan lagi dengan materi yang lebih spesifik dan mendalam (Ummi Arfans).

Tembok Klewer Ambrol, Dewan Tanyakan Standarisasi Pembangunan

PKS Kota Solo – Ambrolnya tembok pembatas Pasar Klewer mendapat sorotan dari DPRD Solo. Pasalnya, pasar yang baru diresmikan akhir pekan lalu oleh Presiden Jokowi tersebut menelan biaya yang sangat besar. Karena itu, perlu dicek apakah pembangunan tersebut sudah sesuai standar apa belum.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Solo, Sugeng Riyanto mengatakan, harus dilihat kembali kenapa tembok tersebut bisa roboh. Selain beban troli, apakah di dalam tembok tersebut ada kerangkanya atau tidak?
“Kalau ada kerangkanya memang bisa lebih kuat. Tapi masalahnya dalam speknya bagaimana? Apakah memang ada rangka besi di tengah tengah spek atau tidak? Ini yang harus dilihat kembali,” ujarnya.
Lagipula, menurut Sugeng, yang ditabrak troli tersebut bukan tembok utuh. Sehingga memang kekuatannya semakin berkurang. Namun disisi lain, pedagang juga perlu memiliki tanggung jawab mengenai kapasitas barang dagangan yang diangkut. Jika memang melebihi batas 50 kilogram maka harus dikurangi bebannya. Atau bisa menggunakan lift barang.
“Kewajiban pedagang juga harus dipenuhi, khususnya untuk menjaga dan merawat pasar yang telah difasilitasi oleh pemerintah ini,” jelasnya.
Sedangkan terkait parkir basement juga perlu diperhatikan. Sebab, banyak mobil yang mulus ketika melintas, karena turunan terlalu tajam. Bahkan sejak awal sidak yang dilakukan Komisi III DPRD Solo, catatan pertama direkomendasikan yakni mengenai parkir basement yang memiliki turunan tajam.
“Memang untuk parkir ini perlu ada uji kelayakan, sebab kalau mobil berjenis sedang yang lewat pasti nggrasrut,”ucapnya.
Sumber : Jawapos Radar Solo

PKS Foto Solo Ajak Masyarakat Hunting Foto Bareng

Dalam Rangka Milad PKS ke 19 sekaligus memanfaatkan waktu liburan tanggal merah besok Senin, 1 Mei 2017, PKS Foto Kota Solo sebagai Bagian dari Bidang Humas DPD PKS Solo  mengajak masyarakat dalam acara "Hunting Foto Bareng". Rencananya acara hunting foto ini dimulai dengan Kumpul di depan Pasar Tri Windu Ngarsopuro jam 8 pagi.
Ketua Relawan PKS Foto Kota Solo, Didik Haryanto mengatakan acara ini GRATIS untuk masyarakat umum. "Kami mengajak masyarakat Kota Solo untuk ikut Acara hunting foto ini. Rangkaian acara dimulai dengan sharing teknik ambil foto dilanjutkan hunting bareng. Kemudian Kumpul kembali Makan siang bareng sambil diskusi, setelah makan pulang." jelas Didik.
Bagi masyarakat peminat fotografi atau ingin belajar fotografi bersama dan berminat untuk ikut serta acara ini bisa mendaftar ke CP Panitia di No. HP. 085725401885 (Didik Haryanto)

Diajak Renungi Kekuasaan Allah, Penghuni Panti Wanodyatama Menangis Tersedu

PKS Kota Solo – Sekitar 95 penghuni Panti Pelayanan Wanita 'WANODYATAMA' Surakarta yang berisi anak-anak punk, mantan pekerja seks komersial (PSK) diajak merenungi kembali penciptaan alam dan tanda-tanda kekuasaan Allah oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Solo, Asih Sunjoto Putro. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Rabu (26/4).
“Adanya malam dan siang, Bumi berotasi dalam sehari pas selama 24 jam, tidak pernah melebihi atau kurang dari itu. Ini menunjukan bahwa alam semesta ini semuanya seimbang, teratur dan tunduk kepada perintah dan hukum yang ditetapkan oleh Allah,” ujar Asih.
Asih menambahkan, tunduk dalam aturan Allah ini juga merupakan kunci sukses untuk menggapai  kebahagian dunia dan akhirat. Kalau kita ingin bahagia dan sukses, kita harus tunduk kepada hukum Allah SWT.
“Salah satunya adalah taat dan rutin dalam melaksanakan perintah sholat,” tambah dia.
Selain itu, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengajak para peserta untuk selalu bersyukur atas segala kenikmatan yang telah diberikan. Para peserta diajak merenung tentang apa yang sudah mereka miliki selama ini, namun jarang disyukuri.
“Kita lahir tidak tahu apa-apa. Karena Allah berikan pendengaran, penglihatan dan hati, kita bisa mengerti segalanya. Hal ini bisa direnungkan dan jadi sarana bersyukur,”kata dia.
Dalam materinya, Asih juga menayangkan video-video menyentuh yang berkaitan dengan kekuasaan Allah. Diakhiri dengan do’a bersama, tampak para peserta terharu dan menangis tersedu sedu. (AR)

Wednesday, April 26, 2017

Perkuat Soliditas, PKS Solo Gelar Konsolidasi dan Outbond Pengurus

PKS Kota Solo - Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kota Surakarta menggelar acara Konsolidasi dan Outbond Pengurus DPD - DPC se Surakarta di Sekipan, Tawangmangu, Karanganyar. Acara yang digelar selama dua hari Sabtu - Minggu (22-23/4) merupakan program Kerja dari Badan Pemenangan Pilkada dan Pemilu (BP 3) DPD PKS Solo yang diketuai Sugeng Riyanto.
Pada Hari Pertama, peserta mengikuti sesi materi indoor terkait dengan peraturan seputar pemilu, motivasi dan strategi menghadapi pemilu yang akan datang.
Hadir sebagai pembicara dalam acara Konsolidasi ini yaitu Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP PKS, Agus Purnomo atau yang biasa disapa Gus Pur, Wakil Bendahara DPP PKS yang juga Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Al Masyhari, dan Ketua DPD PKS Surakarta yang juga wakil Ketua DPRD Kota Surakarta, Abdul Ghofar Ismail.
Dalam Pemaparan materinya, Abdul Ghofar Ismail menyampaikan, soliditas struktur PKS Surakarta dalam kerja dakwah politik harus terus ditingkatkan, dibarengi dengan kekuatan ruhiyah maknawiyah.
"Belajar dari Pilkada di Jakarta, kekuatan ruhiyah para kader menjadi penentu kemenangan. Misalnya dengan membaca Al Qur'an satu juz satu hari. Semangat untuk berkorban, bekerjasama, melayani dengan keikhlasan berjuang menjadikan calon kita bisa menang" ujarnya.
Pada hari kedua, peserta mengikuti materi Outdoor Outbond bersama di Bumi Perkemahan Sekipan. Kemudian acara ditutup dengan doa Oleh Ketua Bidang Kaderisasi R. Surya Atmajaya.

Monday, April 24, 2017

Peringati Hari Kartini, Ibu - Ibu Serengan Ikuti Lomba Memasak PWK PKS Serengan

PKS Kota Solo - Pos Wanita Keadilan (PWK) Dewan Pengurus Cabang Partai Keadilan Sejahtera (DPC PKS) Kecamatan Serengan, Surakarta mengadakan lomba memasak nasi goreng bagi ibu - ibu di Kelurahan Joyotakan, pada Hari Ahad, (23/4)
Lomba tersebut diikuti oleh perwakilan seluruh PWK dan beberapa kelompok remaja putri. PWK adalah organisasi di bawah Badan Pembinaan ketahanan Keluarga (BPKK) PKS yang mewadahi aktivitas ibu - ibu muslimah. Di DPC PKS Serengan sendiri sudah ada beberapa kelompok PWK yang telah aktif dan rutin mengadakan berbagai macam kegiatan bagi ibu - ibu.Diantara kegiatan yang sudah rutin tersebut adalah pengajian muslimah dengan berbagai tema, misalnya kajian keislaman, ketahanan keluarga, kesehatan, dan lainnya.
Kali ini, dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Kartini, PWK DPC PKS Kelurahan Joyotakan mejadi tuan rumah yang mengadakan lomba masak nasi goreng. Lomba berlangsung ramai dan meriah. Seluruh bahan dan peralatan telah disiapkan oleh panitia sebelumnya. Selanjutnya peserta diminta untuk mengambil bahan sesuai kebutuhan dan mengolahnya menjadi nasi goreng yang lezat dalam waktu yang telah ditentukan. Berbagai kriteria ditetapkan sebagai dasar penilaian oleh juri. Kemudian terpilih juara I, II, III dan juara Harapan I dan II. Perwakilan kelompok Juara III, Ibu Tanti menyampaikan sangat senang dengan acara yang digelar hari ini, "Alhamdulillah, kami senang banget, karena saya sangat berharap mendapat juara. Walau juara berapa lah. Daripada nggak menang sama sekali.." ujarnya riang.
Di akhir acara, seluruh hadirin dan panitia bersama - sama menikmati nasi goreng yang telah disiapkan. Sebagai penutup, mewakili pengurus DPC PKS Serengan, Mokti Ningrum berpesan kepada seluruh hadirin, bahwa acara lomba ini adalah sekedar untuk mengakrabkan seluruh hadirin dan memeriahkan Hari Kartini. "Jangan sampai karena lomba, justru timbul rasa persaingan yang tidak sehat" pungkasnya.