Tembok Klewer Ambrol, Dewan Tanyakan Standarisasi Pembangunan

PKS Kota Solo – Ambrolnya tembok pembatas Pasar Klewer mendapat sorotan dari DPRD Solo. Pasalnya, pasar yang baru diresmikan akhir pekan lalu oleh Presiden Jokowi tersebut menelan biaya yang sangat besar. Karena itu, perlu dicek apakah pembangunan tersebut sudah sesuai standar apa belum.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Solo, Sugeng Riyanto mengatakan, harus dilihat kembali kenapa tembok tersebut bisa roboh. Selain beban troli, apakah di dalam tembok tersebut ada kerangkanya atau tidak?
“Kalau ada kerangkanya memang bisa lebih kuat. Tapi masalahnya dalam speknya bagaimana? Apakah memang ada rangka besi di tengah tengah spek atau tidak? Ini yang harus dilihat kembali,” ujarnya.
Lagipula, menurut Sugeng, yang ditabrak troli tersebut bukan tembok utuh. Sehingga memang kekuatannya semakin berkurang. Namun disisi lain, pedagang juga perlu memiliki tanggung jawab mengenai kapasitas barang dagangan yang diangkut. Jika memang melebihi batas 50 kilogram maka harus dikurangi bebannya. Atau bisa menggunakan lift barang.
“Kewajiban pedagang juga harus dipenuhi, khususnya untuk menjaga dan merawat pasar yang telah difasilitasi oleh pemerintah ini,” jelasnya.
Sedangkan terkait parkir basement juga perlu diperhatikan. Sebab, banyak mobil yang mulus ketika melintas, karena turunan terlalu tajam. Bahkan sejak awal sidak yang dilakukan Komisi III DPRD Solo, catatan pertama direkomendasikan yakni mengenai parkir basement yang memiliki turunan tajam.
“Memang untuk parkir ini perlu ada uji kelayakan, sebab kalau mobil berjenis sedang yang lewat pasti nggrasrut,”ucapnya.
Sumber : Jawapos Radar Solo
Previous
Next Post »