Monday, November 17, 2025

Pengurus Baru PKS Serengan Resmi Dilantik: “Sopo Sing Tekun Bakale Tekan” Jadi Spirit Perjuangan


Solo
— Bertempat di Hotel Indah Palace Surakarta, Minggu (16/11/2025), Pengurus DPC PKS Kecamatan Serengan resmi dilantik oleh Ketua DPD PKS Kota Surakarta, Abdul Kadir Audah, ST., MBA. Prosesi pelantikan tersebut dilangsungkan bersamaan dengan Musyawarah Cabang (Muscab) PKS Serengan yang mengusung tema “Tumbuh Bersama Bermanfaat bagi Sesama.”

Dalam sambutannya, Abdul Kadir Audah menegaskan bahwa spirit mengajak kepada kebaikan merupakan ruh gerakan PKS yang harus terus diperkuat. Ia mendorong pengurus DPC yang baru agar memaksimalkan rekrutmen hingga tingkat RW.

“Yang penting akidah lurus, tidak syirik, dan mau ikut liqo pekanan atau bulanan. Dari situ kita bisa bekerja bersama PKS untuk kebaikan masyarakat,” ujarnya.

Acara Muscab turut dihadiri perwakilan pengurus DPD, jajaran pengurus lama, para kader, serta para penggerak PKS di Kecamatan Serengan.

Ketua DPC PKS Serengan yang baru dilantik, Moh. Musa Ashobirin, SE, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada para senior kepengurusan sebelumnya. Ia juga memohon doa restu kepada seluruh kader agar amanah selama lima tahun ke depan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya.

“Fokus kami adalah kader, kaderisasi, dan pelayanan publik untuk pemenangan Pemilu 2029. Kami ingin bertumbuh bersama, baik secara kuantitas maupun kualitas. Semua bidang dalam struktur harus berjalan sesuai fungsi masing-masing,” tegasnya.

Musa menambahkan sebuah filosofi sederhana namun sarat makna sebagai penyemangat kinerja kepengurusan: “Sopo sing tekun bakale tekan.” Ia berharap semangat ketekunan ini akan mengiringi seluruh pengurus dalam menjalankan tugas organisasi.

Acara pelantikan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, di mana para kader saling memberikan ucapan selamat sekaligus menyemai optimisme untuk perjalanan PKS Serengan lima tahun mendatang.

Muscab DPC PKS Pasarkliwon Hadirkan Semangat Baru dengan Simbol “Topi Seniman”


Solo
- DPC PKS Pasarkliwon menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada Ahad, 16 November 2025 di kantor DPC. Agenda ini menjadi momen penting dengan dilantiknya Ady Supriyanto sebagai Ketua DPC yang baru, menggantikan Safrudin yang telah memimpin sejak 2020.

Ada hal unik yang mencuri perhatian peserta. Para pengurus baru kompak mengenakan topi seniman, sebuah atribut sederhana namun sarat makna. Topi tersebut melambangkan pribadi yang kreatif, pekerja keras, dan rendah hati—nilai yang diharapkan dapat mewarnai kepengurusan di periode mendatang.

Acara Muscab turut dihadiri Ketua DPD PKS Kota Surakarta, Abdul Kadir Audah, serta anggota legislatif PKS, Salim. Dalam sambutannya, Abdul Kadir menyampaikan apresiasi atas suasana Muscab yang penuh energi positif.

“Saya melihat semangat baru hari ini. Simbol topi seniman ini mengingatkan bahwa kader PKS harus terus berkarya di tengah masyarakat, apa pun kondisi dan tantangannya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC terpilih Ady Supriyanto menyampaikan harapan dan komitmennya dalam memimpin DPC Pasarkliwon.

“Amanah ini bukan hal ringan. Saya berharap seluruh pengurus tetap menjaga keikhlasan dan terus bergerak menebar manfaat. Kita ingin Pasarkliwon menjadi ladang kebaikan yang semakin luas,” tuturnya.

Ketua DPC periode sebelumnya, Safrudin, juga memberikan testimoni penuh haru terkait masa kepemimpinannya.

“Lima tahun memimpin bukan perjalanan singkat. Saya bangga melihat generasi baru yang lebih segar dan kreatif. Semoga amanah ini membawa keberkahan bagi semuanya,” ungkapnya.

Acara ditutup dengan doa bersama, berharap para pengurus yang baru dilantik senantiasa diberi keberkahan, kekuatan, dan keselamatan dalam menjalankan amanah hingga akhir periode.

Pansus DPRD Soroti Penyesuaian Retribusi 2026: Target PAD Rp1 Triliun, MBR Tak Boleh Terbebani


Solo
- Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan atas Perda Nomor 14 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah DPRD Kota Surakarta terus mencermati secara seksama rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta dalam melakukan penyesuaian sejumlah tarif retribusi daerah pada tahun 2026 mendatang.


Langkah tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar target penerimaan sebesar Rp1 triliun dapat tercapai. Namun demikian, Pansus menegaskan bahwa kebijakan penyesuaian tarif retribusi harus melalui kajian yang matang dan tidak boleh membebani masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah (MBR).

Wakil Ketua Pansus, Sakidi, menjelaskan bahwa terdapat beberapa jenis retribusi yang akan mengalami penyesuaian, di antaranya retribusi kios pasar dan penggunaan fasilitas GOR Indoor Manahan. Selain itu, Pemkot juga mulai memperluas basis retribusi dengan mengenakan tarif terhadap sejumlah layanan baru yang sebelumnya belum diatur.

“Retribusi untuk beberapa pasar kita sesuaikan sesuai dengan tingkat keramaian pasar. Juga retribusi atas penggunaan GOR Indoor Manahan kita sesuaikan. Yang baru adalah retribusi pemasangan e-board di kompleks Stadion Manahan,” ujar Sakidi, Kamis (13/11).



Menurutnya, penambahan objek retribusi seperti e-board merupakan bentuk inovasi dan penyesuaian terhadap perkembangan zaman. Di era digital, penggunaan papan elektronik (e-board) di area publik, khususnya di kawasan olahraga seperti Stadion Manahan, dinilai memiliki potensi ekonomi yang cukup besar bagi pendapatan asli daerah.

“Retribusi pemasangan e-board ini dulunya belum ada. Tapi sekarang potensial untuk menambah PAD Kota Surakarta, karena banyak pihak yang memanfaatkan media tersebut untuk promosi dan informasi,” jelas Sakidi.

Rohmadi Resmi Pimpin DPC PKS Jebres, Usung Empat Agenda Besar untuk Masyarakat


Solo
- DPC Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jebres mengadakan Musyawarah Cabang (Muscab) pada Sabtu (15/11) di De'LIMA Resto, Solo. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dengan dilantiknya Rohmadi sebagai Ketua DPC PKS Jebres terpilih beserta jajaran pengurus hingga tingkat ranting.

Acara Muscab dihadiri oleh Ketua DPD PKS Kota Surakarta Abdul Kadir Audah dan Sekretaris Umum Rohmad Suryadi, serta dua anggota legislatif dari Dapil Jebres, yakni Agus Widodo dan Sugeng Riyanto. Pembacaan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan dilakukan oleh Sekretaris Umum, Rohmad Suryadi.

"Tak kurang dari 200 kader dan simpatisan turut hadir, menjadikan Muscab berlangsung dengan khidmat sekaligus semarak," kata Rohmadi.

Empat Pesan Utama Ketua Terpilih Rohmadi


Dalam sambutannya, Rohmadi menyampaikan empat pesan penting sebagai arah gerak organisasi ke depan: Pertama, mengokohkan niat dalam berkhidmat dan berjuang bagi masyarakat Jebres.

"Kedua, meningkatkan soliditas organisasi, dari tingkat DPC hingga ranting. Poin ketiga yang disampaikan adalah menambah jumlah kader, baik melalui rekrutmen maupun penguatan pembinaan kader yang sudah ada. Terakhir, membangun sinergi dengan masyarakat, melalui program dan pelayanan yang bermanfaat serta kolaboratif," lanjut Rohmadi.

Dengan pesan tersebut, Rohmadi mengajak seluruh pengurus dan kader untuk bekerja bersama, menjaga semangat, dan terus menghadirkan kebermanfaatan bagi warga Jebres.

Friday, November 14, 2025

Generasi Muda Solo Didorong Menjadi Pelopor Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Pergaulan Antar Umat Beragama


Solo
— Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surakarta menyelenggarakan kegiatan Kemah Kebangsaan: Penguatan Ideologi Pancasila dan Karakter Kebangsaan, bertempat di Gedung Sekretariat Bersama Kota Surakarta, Rabu (12/11). Kegiatan ini menghadirkan Muhamad Nafi’ Asrori, Anggota Komisi I DPRD Kota Surakarta dari Fraksi PKS, sebagai narasumber utama.

Acara diikuti oleh 50 generasi muda Solo, meliputi pelajar, mahasiswa, serta muda-mudi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Tokoh Muda Solo. Para peserta antusias mengikuti materi yang menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keutuhan bangsa melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Aktualisasi Nilai Pancasila dalam Pergaulan Antar Umat Beragama

Dalam paparannya, Muhamad Nafi’ Asrori menekankan bahwa aktualisasi nilai-nilai Pancasila merupakan fondasi penting dalam membangun relasi harmonis antar umat beragama. Menurutnya, Indonesia sebagai bangsa majemuk hanya bisa berdiri kokoh bila generasi mudanya mampu menghadirkan nilai toleransi, gotong royong, dan persatuan dalam kehidupan sehari-hari.

“Implementasi nilai-nilai Pancasila adalah kunci menjaga kohesivitas sosial dan persatuan nasional. Generasi muda harus bisa menjadi contoh nyata hidup rukun dan saling menghormati dalam keberagaman,” ujarnya.

Nafi' juga menegaskan bahwa maju mundurnya suatu bangsa dapat dilihat dari kondisi generasi mudanya saat ini. Ia menuturkan bahwa generasi muda Indonesia harus menempatkan Pancasila sebagai panduan nilai utama dalam memberi kontribusi untuk bangsa.

“Cita-cita nasional yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 hanya bisa terwujud jika pemudanya berkarakter, berintegritas, dan berpegang pada nilai-nilai Pancasila,” paparnya.



Menutup sesi, Nafi’ mengajak para peserta untuk tidak hanya memahami, tetapi juga menjadi aktor dan pelopor implementasi Pancasila, dimulai dari lingkup terkecil seperti keluarga, sekolah, kampus, dan komunitas.

“Generasi muda harus menjadi barisan terdepan dalam menjaga persatuan bangsa. Mulailah dari diri sendiri dan lingkungan sekitar. Kecil kontribusinya, besar dampaknya bagi masa depan Indonesia,” pungkasnya.

Kegiatan Kemah Kebangsaan ini diharapkan dapat memperkuat karakter kebangsaan para pemuda Solo serta mendorong lahirnya generasi yang mampu menjaga keberagaman sekaligus memperkokoh persatuan nasional melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Wednesday, November 12, 2025

Anggota DPRD PKS Fasilitasi Aspirasi Warga Kampung Blangkon ke Wali Kota Solo


Solo
- Anggota DPRD Kota Surakarta dari Fraksi PKS, Muhamad Nafi’ Asrori, memfasilitasi pertemuan antara perwakilan warga Kampung Blangkon Potrojayan dengan Wali Kota Surakarta, Respati Ardhi, didampingi Lurah, Camat, serta dinas terkait, di Balaikota Surakarta, Rabu (12/11).

Pertemuan ini menjadi ajang penyampaian aspirasi warga terkait pembangunan dan pengembangan Kampung Blangkon Potrojayan sebagai salah satu ikon budaya Kota Solo.

Dalam kesempatan tersebut, warga menyampaikan beberapa poin utama aspirasi, yang meliputi aspek infrastruktur, pengembangan wisata budaya, serta dukungan ekonomi bagi pengrajin blangkon.

"Penataan infrastruktur kampung menjadi perhatian penting. Akses jalan menuju Kampung Blangkon sebagian telah diperbaiki, sementara sisanya akan dilanjutkan pada APBD tahun 2026. Selain itu, rencana pembangunan gedung workshop dan showroom Blangkon masih menunggu kejelasan status legalitas lahan, sehingga prosesnya belum dapat dimulai. Warga berharap dukungan pemerintah untuk mempercepat penyelesaian administrasi agar pembangunan segera terealisasi, ujar Nafi'.

Selain itu, warga mengusulkan agar Kampung Blangkon dikembangkan menjadi destinasi wisata budaya dan edukasi. Selama ini, banyak pihak yang ingin berkunjung untuk melihat langsung proses pembuatan blangkon. Namun, keterbatasan fasilitas seperti ruang pamer, tempat parkir, dan area penerimaan tamu membuat warga belum mampu menerima kunjungan dalam skala besar. 

"Dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai, Kampung Blangkon diyakini bisa menjadi objek wisata unggulan yang memperkenalkan tradisi khas Solo kepada masyarakat luas," sambung Nafi'.

Lebih lanjut, warga melalui Koperasi Paguyuban Blangkon juga menyampaikan kebutuhan akan dukungan modal dan akses pasar. Koperasi saat ini masih kesulitan memenuhi kebutuhan bahan baku bagi para pengrajin. Selain itu, mereka juga berharap ada dukungan dari Pemerintah Kota dalam hal promosi dan perluasan jaringan pemasaran.

"Dukungan serius dari Pemerintah sangat diharapkan agar produk blangkon Solo dapat lebih mudah terserap di pasar lokal, nasional, bahkan internasional," kata Anggota DPRD asal Serengan ini.

Selain ketiga hal tersebut, muncul pula gagasan agar blangkon tidak hanya dikenakan pada acara seremonial atau momen tertentu, melainkan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Solo. Warga bahkan mengusulkan penyelenggaraan Festival Blangkon sebagai ajang promosi budaya dan sarana edukasi bagi generasi muda.



Muhamad Nafi’ Asrori mengapresiasi semangat warga dan berkomitmen untuk mengawal aspirasi tersebut.

“Kampung Blangkon ini memiliki potensi luar biasa sebagai ikon budaya Solo. Kami akan terus mendorong sinergi antara warga, pemerintah, dan pelaku usaha agar pengembangannya dapat berkelanjutan dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Nafi’.

Ia menambahkan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan Direktur BUMD Pedaringan/PT Aneka Usaha terkait peluang kolaborasi antara BUMD dan pelaku usaha lokal.

“Kita ingin ada kolaborasi antara BUMD dengan pelaku usaha produk khas Solo seperti blangkon, sehingga terbentuk ekosistem bisnis yang saling menguatkan,” imbuhnya.

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti hasil diskusi dalam bentuk langkah konkret, agar Kampung Blangkon Potrojayan benar-benar tumbuh menjadi ikon budaya dan ekonomi kreatif kebanggaan Kota Surakarta.

DPD PKS Kota Surakarta Silaturahim ke Kapolresta, Siap Kolaborasi Wujudkan Kamtibmas


Solo -  Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Surakarta melakukan silaturahim ke Markas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Surakarta, Rabu (12/11).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo beserta jajaran.

Ketua DPD PKS Kota Surakarta, Abdul Kadir Audah, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mempererat sinergi antara PKS dan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Surakarta.

“PKS siap berkolaborasi dengan Polresta dalam menciptakan suasana kota yang aman, tertib, dan kondusif. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang selama ini telah terjalin baik, terutama dalam penyelenggaraan berbagai kegiatan PKS,” ujar Abdul Kadir.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Polresta Surakarta atas kemudahan layanan publik yang diberikan, termasuk dalam proses pembuatan SKCK bagi kader yang mengikuti tahapan pencalegan.

Sementara itu, Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan silaturahim dari jajaran pengurus baru DPD PKS Kota Surakarta.

“Kami menyambut baik kehadiran PKS. Apa yang sudah berjalan baik selama ini akan terus dilanjutkan. Sinergi antar lembaga, termasuk dengan partai politik, penting untuk menjaga stabilitas dan keamanan bersama,” ungkapnya.

Kunjungan silaturahim ini diakhiri dengan foto bersama dan komitmen untuk terus memperkuat komunikasi serta kerja sama antara Polresta Surakarta dan DPD PKS Kota Surakarta demi kemajuan dan keamanan Kota Bengawan.

Tuesday, November 11, 2025

PKS Solo Tak Segan Tegur Mas Wali Jika Langgar Aspirasi Masyarakat


Solo
- Kepengurusan baru Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Solo menegaskan komitmennya untuk tetap kritis terhadap kebijakan Pemerintah Kota Surakarta.

Meski berada di barisan Koalisi Indonesia Maju Plus (KIMplus), partai ini siap memberi teguran keras apabila ada kebijakan yang dianggap merugikan rakyat.

Pada Jumat (7/11) siang, jajaran pengurus PKS Solo melakukan kunjungan ke Kantor Jawa Pos Radar Solo.

Dalam pertemuan tersebut, mereka bertukar gagasan dengan jajaran redaksi membahas capaian Pemkot Surakarta yang baru dipimpin oleh kepala daerah dan wakil kepala daerah yang belum genap setahun menjabat.

“Media massa saya harap bisa menjadi mitra untuk menjaga demokrasi di Kota Solo agar aspirasi masyarakat tersalurkan dan kebijakan pemerintah bisa diawasi publik,” ujar Ketua DPD PKS Kota Solo, Abdul Kadir Audah.

Ia menegaskan, media dan partai politik sama-sama memiliki peran penting dalam mengawasi jalannya pemerintahan. Dengan semangat kritis, PKS ingin menjadi mitra koalisi yang bermartabat, menjunjung tinggi etika, norma, dan integritas.

“Tidak sekadar berkoalisi, jika ada kebijakan yang mencederai rakyat, kami harus menegur Mas Wali dan Mbak Wawali,” tegasnya.

Selain itu, PKS Solo menyoroti rendahnya serapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Solo. Salah satu upaya yang mereka dorong ialah memaksimalkan setoran dividen dari BUMD-BUMD daerah.

Abdul Kadir juga mengingatkan pentingnya optimalisasi birokrasi dan penerapan aturan jaminan produk halal agar masyarakat lebih terlindungi sebagai konsumen.

“Ada PR bagi Mas Wali untuk optimalisasi birokrasi agar lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.

 Sumber : Jawapos Radar Solo