Wednesday, August 30, 2017

Relokasi Warga Bantaran Bengawan Solo, Dewan Minta Tuntaskan Konflik Kepentingan


PKS KOTA SOLO – Berlarutnya proses relokasi warga bantaran Sungai Bengawan Solo menuai perhatian kalangan dewan.
Legislator mendorong adanya penyelesaian problem kepentingan antara kedua belah pihak, warga bantaran dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.
Tanpa win-win solution, upaya tersebut dianggap sulit berujung pada penyelesaian. Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kota Surakarta, Quatly Abdul Kadir Alkatiri mengatakan, kepentingan kedua belah pihak tak dapat dibenturkan.
“Harus ada komunikasi. Pemkot harus memperhatikan warga, sebaliknya warga pun harus mau mendengarkan Pemkot,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (5/1/2017).
Dari sisi warga, Quatly mengimbau agar mereka mempertimbangkan kembali opsi untuk tetap tinggal di kawasan bantaran sungai. Menurutnya, tinggal di titik yang rawan terkena banjir tersebut jauh dari ideal.
“Pemkot coba memberikan pemahaman bagi mereka, beri waktu agar mereka berpikir. Bagaimanapun warga pun harus paham, resiko tinggal di bantaran bakal sering terancam air sungai yang baik ke permukaan,” sebutnya.
Quatly mengatakan, masih ada sejumlah pilihan bagi warga jika bersedia direlokasi. Salah satunya, fasilitas rumah susun sederhana sewa (rusunawa) milik Pemkot. “Kan sudah ada rusunawa seperti di Mojosongo. Tinggal dimanfaatkan saja,” tandasnya.
Selama ini, keengganan warga untuk pindah dari tempat tinggal mereka lantaran besaran ganti untung yang dianggap tak sepadan. Quatly pun mengaku memahami hal tersebut.
ntuk itu, ia mendorong adanya nominal yang jelas, sesuai dengan nilai bangunan atau besaran lahan.
“Ganti untung perlu ada kompromi. Tapi sebaiknya Pemkot jangan pelit-pelit juga,” katanya.
Sumber: joglosemar.com

Sunday, August 27, 2017

Raperda Sistem Kesehatan Daerah Kota Surakarta Fokus Operasional Layanan Dasar

PKS Kota Solo – Pemilik dan atau pengelola tempat kerja diwajibkan memberikan fasilitas jaminan kesehatan di lingkungan perusahaan. Hal itu merupakan salah satu pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang sistem kesehatan daerah (SKD) 2017. 
Wakil Ketua DPRD Surakarta, Abdul Ghofar Ismail, Raperda SKD Kota Surakarta ini difokuskan pada operasional layanan dasar, oleh karena itu fasilitas jaminan kesehatan bagi karyawan harus dipenuhi di lingkungan perusahaan.
“Beberapa hal yang akan diatur yaitu mengenai upaya kesehatan, penelitian dan pengembangan kesehatan, pembiayaan kesehatan, dan sumber daya manusia kesehatan. Di samping itu, regulasi ini akan mengatur mengenai farmasi, perbekalan kesehatan dan makanan minuman, manajemen, informasi dan regulasi kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat,” tandasnya.
Sumber: joglosemar.co

Saturday, August 26, 2017

Rencana Pelepasan Aset Milik Pemkot Solo Terkendala Regulasi

PKS Kota Solo — Rencana pelepasan aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Solo terkendala regulasi (peraturan perundang - undangan yang ada). Karena dari sisi peraturan yang tidak memungkinkan untuk Pemkot melepaskan aset yang dimiliki, kalangan legislatif menyarankan aset itu tetap dikuasai oleh pemkot untuk kepentingan umum.
“Lebih baik kan digunakan yang lebih bermanfaat untuk masyarakat luas” terang Wakil Ketua DPRD Kota Solo, Abdul Ghofar kepada pewarta, Rabu (16/8) siang.
Hingga saat ini, Panitia Khusus (Pansus) pelepasan aset milik Pemkot Solo kembali melakukan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Konsultasi yang dilakukan terkait Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) no 19 tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah khususnya pasal 399 ayat 1e.
Dalam pasal 399 ayat 1e menyebutkan, bahwa pihak yang dapat menerima hibah dari pelepasan aset adalah perorangan atau masyarakat yang terkena bencana alam dengan kriteria Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
"Sudah jelas, dari hasil konsultasi dengan Kemendagri lalu, ayat ini merupakan satu kesatuan sehingga tidak bisa dipisahkan, artinya MBR yang terkena bencana" jelas Ketua Umum DPD PKS Kota Surakarta ini.
Sumber: timlo.net

Tuesday, August 22, 2017

Perkuat Citizen Journalistics, PKS Solo Gelar Pelatihan Menulis Muslimah Solo

PKS Kota Solo - Minggu (20/082017) Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Solo gelar Pelatihan Menulis Artikel di salah satu gedung pertemuan di wilayah Jajar, Laweyan, Surakarta. Pelatihan ini diwajibkan untuk pengurus BPKK dari setiap Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS Solo dan terbuka untuk kader serta simpatisan PKS lainnya.
Pelatihan yang diadakan khusus untuk muslimah ini bertujuan untuk mengasah potensi menulis para kader dan simpatisan. Peserta dibekali ilmu tentang menulis artikel yang disampaikan oleh Riannawati. Peserta juga dibekali materi tentang pembuatan berita oleh Yeni Mulati.
Dalam pemaparan materinya, Yeni menyampaikan bahwa saat ini ada berbagai macam bentuk media, selain media mainstream juga ada citizen journalist. "Kita harus bisa menjadi citizen journalist yang baik" pesan Yeni kepada peserta.
Pelatihan ini tidak sekedar memberikan ilmu kepada peserta. BPKK DPD PKS Kota Solo telah menyiapkan kelompok mentoring menulis. Kelompok ini akan mampu memotivasi dan memantau perkembangan potensi menulis peserta.
Dengan adanya pelatihan ini, BPKK DPD PKS Solo berharap akan muncul jurnalis muslimah yang cerdas dan mampu menyampaikan informasi secara objektif.

Sunday, July 9, 2017

Gelar Pemira Pekan Depan, PKS Jateng Punya 10 Bakal Calon Gubernur Jateng

PKS Kota Solo - Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera segera menggelar Pemilihan Raya (Pemira) untuk menjaring kader-kader dari internal partai yang akan diusung dalam Pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2018.
"Pemira untuk menjaring calon akan kami gelar pada 16 Juli 2017," kata Ketua DPW PKS Jawa Tengah Kamal Fauzi di Semarang, Jumat (7/7).

Ia menjelaskan bahwa pada "Pemira" mendatang, DPW PKS Jateng akan menerima usulan nama dari kader-kader inti partai yang berjumlah 6.000 orang di seluruh Jateng.

"Tiga nama hasil dari 'Pemira' kemudian akan kami ajukan ke DPP PKS untuk dipilih salah satu sebagai calon yang akan diusung pada Pilgub Jateng mendatang," ujarnya.

Saat ini, kata dia, DPW PKS Jateng juga sedang melakukan proses identifikasi nama-nama dari kader terbaik di internal maupun dari eksternal partai, untuk ditawarkan ke kader PKS melalui "Pemira".

Dari internal partai yang kini sudah muncul, diantaranya Kamal Fauzi, Abdul Kharis Almasyhari, Abdul Fikri Faqih, Wakil Wali Kota Salatiga Muh Haris, Hidayat Nur Wahid, Ahmadi, dan Arif Awaludin."Yang dari eksternal partai, sudah ada Pak Budi Waseso, Pak Sudirman Said (SS), dan ada Mas Ganjar Pranowo," katanya. (PKS Jateng)

Wednesday, June 21, 2017

Tips Bagi Waktu Untuk Keluarga dan Dakwah Ala Mubaligh DPRD Solo

RAMADAN menjadi bulan teristimewa bagi seluruh muslim. Tidak terkecuali Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Surakarta, Asih Sunjoto Putro. Di tengah kesibukannya menjadi anggota Dewan, hari-harinya selama bulan puasa full dipenuhi agenda kegiatan keagamaan. Jadwal menjadi pengisi ceramah hingga undangan buka bersama menjadi rutinitas yang tidak dapat terelakkan lagi.
Dalam sehari, pria kelahiran 10 Agustus 1971 tersebut bahkan sampai harus memenuhi 4 kegiatan sekaligus. ”Setiap Ramadan seringnya seperti itu, bahkan 18 Juni kemarin empat kali agenda dalam sehari. Selain disuruh ceramah, banyak juga undangan buka puasa yang harus dipenuhi,” ujarnya kepada Suara Merdeka, kemarin.
Saking banyaknya kegiatan luar yang harus dipenuhi, terkadang politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mendapatkan protes dari anak-anaknya. Untuk menyiasati hal tersebut, dirinya mengusahakan buka puasa bersama dengan keluarga di tengah padatnya jadwal kegiatan. ”Jadi kalau hanya di dalam kota, saya sempatkan pulang untuk buka bersama keluarga. Biar tidak diprotes,” paparnya.
Momentum buka puasa bersama dengan keluarga, menurutnya merupakan sesuatu yang spesial. Kendati demikian, kerap tidak dapat terlaksana lantaran banyaknya kegiatan yang harus dipenuhi. ”Untuk mengingat jadwal, saya buat jadwal tersendiri di HP. Jadi kalau ada permintaan lagi tinggal buka HP lagi. Kalau sudah ada ya terpaksa ditolak,” ungkap dia.
Asih menambahkan, meskipun kerap dimintai menjadi penceramah, di masjid, sekolahan, instansi pemerintah hingga jamaah pengajian, ilmu agama yang didapatkannya dipelajari secara otodidak. ”Enggak mondok, hanya autodidak,” katanya.
Sumber: suaramerdeka.com

Tuesday, June 13, 2017

PKS Solo Gelar Buka Puasa 1438 H Bersama Tokoh Masyarakat

PKS Kota Solo - DPD PKS Solo buka puasa bersama tokoh masyarakat Kota Solo di Red Chili Hotel Solo, Jum'at (9/6). Hadir dan memberikan sambutan dalam kesempatan buka puasa bersama ini ketua DPD PKS Solo, Abdul Ghofar Ismail dan Pengurus DPP PKS, Abdul Kharis Almasyhari.
Dalam sambutannya, Abdul Ghofar menyampaikan terima kasih yang sebesar besarnya bagi tokoh masyarakat yang berkenan hadir dalam buka puasa bersama di b0Bulan Ramadhan 1438 H ini.
Sementara itu, Abdul Kharis dalam sambutan menyampaikan pentingnya menjaga persatuan sesama anak bangsa setelah terjadinya dinamika pilkada Jakarta. Karena di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Tahun 2018 juga akan ada hajatan pilihan gubernur. "Naiknya tensi politik saat pilkada itu hal biasa, namun akan turun dengan sendirinya begitu selesai. Oleh karena itu, melalui buka puasa ramadhan ini, saya mengajak mari kita hadapi pilgub jateng nanti dengan rasa damai dan mengedepankan persatuan" jelasnya.
Menanggapi pemberitaan media massa yang menyebutkan namanya akan maju dalam pilgub Jateng 2018 nanti, Abdul Kharis menegaskan tidak akan maju dalam bursa pencalonan gubernur Jateng.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan buka puasa dan sholat berjama'ah bersama sembari sarasehan secara informal dan penuh keakraban.

Monday, June 12, 2017

Keren, Anak-anak TK Lomba Hafalan Alquran di Ramadhan Ceria PKS

PKS Kota Solo - Kamis, 1 Juni 2017 kemarin, BPKK DPC PKS Banjarsari, kembali mengadakan kegiatan anak kader bersama simpatisan PKS. Dalam rangka menyemarakkan bulan Ramadhan, maka kegiatan ini pun mempunyai tujuan yang seirama dengan moment tersebut, yakni untuk menjalin ukhuwah anak kader dan non kader atau simpatisan,  sekaligus mengasah mental anak-anak untuk tampil dan percaya diri di depan umum.
Bertempat di kantor DPC PKS Banjarsari, Banyuanyar, kegiatan tersebut diikuti sekitar 50an peserta. 
Kegiatan tersebut meliputi lomba Tahfidz kategori anak TK, menghias kartu ucapan lebaran untuk kategori SD kls 123, dan lomba puitisasi terjemah salah satu surat Al Qur'an.
Acara dimulai dengan Alfatihah bersama, dilanjutkan dengan rangkaian lomba-lomba. Kemudian diakhiri dengan buka puasa bersama dan pembagian hadiah.
Nampak antusias para peserta mengikuti kegiatan tersebut, tentunya dengan keunikan semangat khas anak-anak.
Ketua panitia acara ini, Dessy NA berharap agar kegiatan ini bisa menjadi media silaturahim antara anak kader dan simpatisan sekaligus ajang untuk mereka bisa mengukir prestasi.
Berikut adalah para pemenang lomba.
A.  Lomba Tahfidz kategori TK :
Juara I: Qonita Ahnaf Amalia binti Hadi
Juara II: Afrig Nabaul Basyir bin Puryadi
Juara III: Ibtisamatul Haura Khansa binti Khoirul Muna
B. Lomba Menghias Kartu Lebaran kategori SD kelas 1-3 :
Juara I: Aqila Daffa Hunafa binti Abdul Kadir
Juara II: Quds Hanan Nafi'ah binti Lukman
Juara III: Mayada Fathiya binti Joko
C. Lomba Puitisasi Terjemahan Al Qur'an :
Juara I: Balqis Ufairah Ahmad binti Arkanudin
Juara II: Sulthon Akbar Hikari Nugroho bin Agung Nugroho
Juara III: Jibril Muhammad Al Ghozy bin Mugi Widodo