Thursday, December 23, 2021

PKS Dukung Seniman Wayang Bangkit Dari Kesulitan Akibat Pandemi

 


Dukuh Titang Desa Tawang Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo mengadakan Pentas Seni Jawa Tengah Pagelaran Wayang Kulit pada (21/11) dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Quatly Alkatiri. 

“Pentas seni ini digelar 2 hari berturut-turut, pagi tadi pentas hadroh kemudian wayang kulit dan besok campursari.” ucap Suhanto selaku ketua panitia acara.

Pagelaran Wayang Kulit dengan lakon “Sirnaning Pedhut Amartha” dimainkan oleh dalang nasional Ki Bagong Darmono yang merupakan adik dari dalang kondang Ki Anom Suroto, digelar dengan protokol Kesehatan yang ketat , dihadiri oleh warga Dukuh Titang Desa Tawang Weru Sukoharjo. 

“Mengapresiasi atas terlaksananya pagelaran seni wayang kulit ini, pentas wayang kulit adalah cara kita menjaga dan melestarikan budaya kita. Pagelaran Seni Wayang Kulit mengambil judul lakon yang sangat bagus, Sirnaning Pedhut Amartha. Bukan hanya judul tapi sekaligus do’a dan harapan bagi kita semua supaya virus covid-19 segera sirna dari Indonesia”, ucap Quatly Alkatiri.

Hampir 2 tahun pandemi para pelaku seni wayang kulit sepi job. Para dalang nyaris tak bisa mementaskan pagelaran seni wayang kulit karena terhalang kebijakan PPKM. Aturan pagelaran seni wayang kulit ditampilkan secara virtual belum menjadi solusi. Banyak para seniman yang kini harus memutar otak dan menjual properti pentas untuk bisa menyambung hidup. “Terima kasih kami haturkan untuk Bapak Quatly karena telah peduli terhadap kami para pelaku seni wayang kulit”, ucap Ki Bagong Darmono.

Quatly mengajak masyarakat untuk selalu menjaga dan melestarikan seni budaya yang ada di sekitar. Dengan pementasan maka identitas seni budaya kita terjaga. “Dahulu Sunan Kalijaga atau dikenal dengan nama Raden Said mengajarkan agama Islam di tanah Jawa melalui kesenian tembang dan wayang, untuk itu marilah kita jaga dan lestarikan seni budaya wayang ini” pungkas Quatly.



Monday, December 13, 2021

Legislator PKS Solo Tanggapi Kasus Pegawai Pemkot Solo Diduga Pelesiran Tanpa Izin

 



Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kota Solo yang juga Anggota komisi I DPRD Kota  Solo yang bertugas di bidang pengawasan Pemerintahan, Didik Hermawan menanggapi Kasus Pegawai Kontrak DPRD Kota Solo yang diduga Pelesiran Tanpa Izin.

Didik Hermawan mendukung FM untuk dimintai klarifikasi. Terlebih yang bersangkutan diduga melakukan pelanggaran terkait absensinya."Kalau itu benar terjadi ya bukan hanya kecolongan tetapi persekongkolan. Kalau itu rumor betul-betul terjadi, jangan-jangan kasusnya tidak hanya kali ini perlu diusut tuntas. Perlu mendapatkan perhatian serius," ujar Didik.

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada DPD PKS Solo ini menyebut FM pun terancam sanksi serius jika terbukti melakukan kesalahan.

"Kalau itu pelanggaran berat ya SP 1, SP 2 kalau itu serius ya bisa sampai pemberhentian. Tugas yang berwenang ya dari BKD ranahnya eksekutif," jelasnya.

Pengaduan soal tenaga kerja dengan perjanjian kontrak (TKPK) Pemkot Solo yang diduga pelesiran ke Papua ini menjadi sorotan di media sosial. Oknum tenaga kontrak ini disebut bekerja di DPRD Solo dan sudah tidak masuk kerja 7 hari tanpa izin atasan.

Dari unggahan Twitter @kar*** itu me-mention akun Pemkot Solo, pada Senin (6/12). Dalam tweetnya itu, disebutkan oknum tenaga kontrak yang diduga pelesiran tanpa izin atasan itu berinisial FM.

"@PEMKOT_SOLO Mas wali & anggota Dewan yg terhormat, mohon perhatian dan tindakan yang tepat dalam menyikapi sikap tindak tanduk FM yg statusnya tenaga kontrak di DPRD tetapi dobel job pengurus partai, kok bisa seenaknya tidak masuk kerja 7 hari pergi ke Papua tanpa ijin atasan?" tulis akun tersebut, seperti dikutip detikcom, Sabtu (11/12/2021).

"Tetapi absensinya bisa penuh ? Buat apa pake absen finger kalo masih bisa tandatangan manual. Kita bekerja beneran yang lain malah enak-enakan," sambung dia.

Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka  memastikan tidak akan mentolerir jika ada pelanggaran. Menurutnya aturan harus ditegakkan."Aturan ya aturan, ya lihat saja. Ya kita lihat dulu bener tidak ada izin tidak," tegasnya.

Gibran menyampaikan dengan kejadian ini pihaknya juga akan melakukan penelusuran di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lainnya."Nanti kita telusuri semua (OPD), aturan ya aturan," tutur Gibran.


Masa Reses, Quatly Dukung Regenerasi Petani Muda


Quatly Alkatiri adakan reses serap aspirasi di daerah pemilihan 7 Jawa Tengah pada 13/12 di Griya Kompos Aji Berkah Tani desa Tlogowono Bono Tulung Klaten.

Pada reses masa sidang pertama tahun 2021/2022 ini Quatly manfaatkan kesempatannya dengan bertemu Komunitas Petani Muda Klaten. Legislator PKS ini adakan pelatihan pembuatan pupuk organik cair. "Saat ini di Jawa Tengah kekurangan petani muda, 10 tahun kedepan lumbung pangan di Jawa Tengah bisa hilang" tegas Quatly.

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah menunjukkan jumlah petani di daerah ini mencapai 4.469.728 orang.

Dari jumlah tersebuti, sebanyak 72 persen di antaranya adalah petani yang telah berusia di atas 45 tahun. Sisanya, sebanyak 28 persen merupakan petani usia produktif di bawah usia 45 tahun.

Quatly berharap dengan adanya pelatihan ini bisa mengkader anak-anak muda untuk menjadi petani. "Semoga pelatihan ini bisa menjadi ajang untuk regenerasi petani muda", pungkasnya.



Sunday, December 5, 2021

BPKK DPD PKS Kota Surakarta Menyelenggarakan Kegiatan Sejuta Cinta Untuk Ibu



Dalam rangka memperingati Hari Ibu Nasional pada tanggal 22 Desember 2021, BPKK DPD Partai Keadilan Sejahtera Kota Surakarta menyelenggarakan kegiatan yang bertujuan untuk memperingati Hari Ibu Se-Indonesia. Kegiatan yang diselenggarakan oleh BPKK DPD PKS Kota Surakarta ini bertemakan "Sejuta Cinta Untuk Ibu" yang dilaksanakan pada hari Ahad, 5 Desember 2021. 

Para ibu-ibu melaksanakan senam taiji yang dibimbing oleh Rima Sari Febrina sebagai instruktur senam. Kegiatan senam ini dilaksanakan secara hybrid di Aula DPD PKS Kota Surakarta dengan melaksanakan Protokol Kesehatan dan disiarkan secara langsung di akun Youtube resmi PKS Kota Surakarta. Kegiatan senam berjalan dengan lancar diikuti oleh kurang lebih 50 orang.



Tidak hanya diikuti oleh Pengurus DPD PKS Kota Surakarta, kegiatan senam ini juga diikuti oleh beberapa Pengurus DPC PKS Kota Surakarta. Setelah senam bersama acara dilanjutkan dengan acara formal memperingati Hari Ibu Nasional. Ibu Orinako, perwakilan BPKK DPW PKS Jawa Tengah menyampaikan sambutan mengingatkan lagi mengenai pentingnya peran seorang ibu.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penyuluhan kesehatan oleh Dr. Ariesta dan ditutup dengan sosialisasi mengenai Layanan Konsultasi Keluarga Rumah Keluarga Indonesia (RKI).

    

Tuesday, November 30, 2021

Pimpinan DPRD Solo Ini Rutin Temani Istri Belanja di Pasar, Ternyata Ada Tujuan Lain


Di tengah kesibukannya sebaga wakil rakyat, pimpinan DPRD Solo ini ternyata rutin mengantar dan menemaninya istrinya berbelanja di pasar tradisional.Namun, tujuannya tak sekadar menemani istrinya berbelanja. Wakil Ketua DPRD Solo,Sugeng Riyanto, menemani istrinya sambil melihat kondisi riil masyarakat.

Tidak bisa dimungkiri kondisi pandemi Covid-19 yang berkepanjangan telah memukul berbagai sektor kehidupan masyarakat, utamanya masyarakat ekonomi lemah.
Mereka yang mengandalkan pendapatan harian untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sangat kelimpungan dengan kebijakan PPKM Darurat hingga berganti nama PPKM berlevel.


Dari berbagai kalangan masyarakat terdampak pandemi Covid-19 dan PPKM yaitu pedagang kecil kebutuhan pokok di pasar-pasar. Lesunya perekonomian membuat jualan mereka juga ikut lesu.
Kondisi itu disadari betul pimpinan DPRD Solo itu. Sebagai bentuk kepedulian kepada pedagang Sugeng meminta istrinya tidak menawar harga barang yang hendak dibeli saat belanja.

“Maka satu hal yang saya sampaikan ke ibunya anak-anak, membeli apa pun dari mereka [pedagang] jangan pernah nawar. Rasah dinyang, langsung bayar, keporo diturahi,” tulisnya di akun Facebooknya, Selasa (3/8/2021).

Menghidupkan Geliat Ekonomi
Sugeng mengaku rutin mengantar sang istri berbelanja di pasar. Mereka sengaja berbelanja di pasar tradisional untuk menghidupkan geliat ekonomi di simpul itu.
Dari aktivitas mengantarkan istri berbelanja itu Sugeng mengaku sering kali mendapati fenomena menarik. Utamanya terkait perbincangan di antara para pedagang dan pembeli.


“Mereka berceloteh bebas mengomentari berbagai kebijakan pemerintah, terutama pemerintah pusat. Yang menarik, nyaris enggak ada nada-nada positif dari nada suara yang kudengar,” tutur pimpinan DPRD Solo itu.Justru para pedagang dan pembeli yang berkumpul di pasar tradisional lebih banyak ngudarasa tentang kondisi mereka, mengkritik, dan protes terhadap kebijakan PPKM Darurat.


Termasuk kebijakan mengganti istilah PPKM Darurat menjadi PPKM Level 4. “Apakah semua luapan perasaan mereka direspons secara memadai pemerintah pusat, kita bisa lihat bersama. Sepertinya jauh panggang dari api,” ungkap politikus PKS tersebut.

 https://www.solopos.com/pimpinan-dprd-solo-ini-rutin-temani-istri-belanja-di-pasar-ternyata-ada-tujuan-lain-1143480

    

Wednesday, November 10, 2021

Meneruskan Tradisi Dr Salim Segaf, Tidur di Rumah Rakyat

 


    Adalah Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah asal PKS Quatly Abdulkadir Alkatiri yang meneruskan kebiasaan Ketua Majelis Syuro PKS Dr Salim Segaf Al Jufri saat menjabat menjadi Menteri Sosial RI.

Mungkin karena kelelahan dengan aktivitas seharian seusai acara dan ngobrol  dengan jamaah beliau memutuskan untuk menginap  di Titang. Kaget juga kami mendengar beliau mau numpang tidur di rumah warga. Mana belum persiapan  apapun, lantai rumah  tempat menginap masih lantai semen biasa ketika kami tawarkan.  

https://blog.pks.id/2021/11/meneruskan-tradisi-dr-salim-segaf-tidur.html

    

Wednesday, November 3, 2021

Periode Kedua Jokowi, Ketua PKS Solo Soroti Kebebasan Demokrasi dan Sebut Buzzer Politik Parasit

 


Kebebasan demokrasi di periode kedua kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut mulai hilang.Hal itu diungkapkan Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Solo, Daryono, dalam evaluasi dua tahun kepemimpinan Jokowi bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

"Karena lingkup saya di Solo, mewakili masyarakat bawah, kondisi yang saya lihat di lapangan rapor merahnya (Jokowi-Ma'ruf) di masalah kebebasan demokrasi yang hilang."

"Ini yang disayangkan karena istilahnya kebebasan berekspresi, kebebasan sipil dalam menyatakan pendapat sangat diberangus di periode kedua ini," ungkap Daryono dalam program Overview Tribunnews.com, Kamis (21/10/2021)

Daryono menilai apa yang terjadi di masyarakat berbanding terbalik dengan apa yang sering disampaikan Jokowi.Jokowi diketahui membuka pintu kritik selebar-lebarnya.

"Tetapi di lapangan ketika ada kritikan yang ada hanya pemberangusan, ini disayangkan," ujarnya.Daryono menyebut sejumlah kejadian menunjukkan turunnya kebebasan demokrasi di Indonesia.

"Dari yang demo mendapat perlakuan kasar aparat, aksi masa yang mendapat banyak pertentangan, kemudian yang paling viral masalah mural juga mendapatkan pembungkaman," ungkapnya.

Sumber : https://m.tribunnews.com/amp/nasional/2021/10/22/periode-kedua-jokowi-politisi-pks-soroti-kebebasan-demokrasi-dan-sebut-buzzer-politik-parasit?page=1

    

Sambut Libur Nataru, Quatly Dorong Pemprov Genjot Target Vaksinasi Jateng Hingga 100%


Pemberlakuan PPKM di Jawa Tengah kembali diberlakukan pada tanggal 2 November hingga 15 November 2021. Kali ini kota Magelang dan Kabupaten Demak masuk dalam PPKM Level 1. Jadi ada 4 daerah yang sudah turun level menjadi Level 1 yaitu, Kota Tegal, Kota Semarang, Kota Magelang dan Kabupaten Demak. Hingga saat ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng mencatat persentase jumlah warga yang telah menjalani vaksin mencapai 60 persen.

Penanganan Covid-19 di Jawa Tengah menunjukkan tren yang positif, DPRD Jateng sangat mengapresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras dalam penanganan Covid-19. "Kami berterima kasih kepada satgas covid dari setiap Kabupaten Kota, Tokoh Masyarakat, Tenaga Kesehatan yang telah bekerja keras hingga saat ini. Tapi jangan euforia dulu tetap dijaga semuanya supaya kita sampai di garis finish dengan aman dan selamat", ucap Quatly saat ditemui dalam acara Aspirasi Jawa Tengah yang disiarkan oleh TA TV pada Selasa Malam (2/11/2021)

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Quatly Alkatiri mendorong Pemprov untuk menggenjot target vaksinasi di seluruh Kabupaten Kota di Jawa Tengah bisa tercapai hingga 100% untuk menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). "Kami menghimbau kepada Pemprov untuk mengantisipasi agar jangan sampai ada gelombang ketiga klaster Nataru", ucap politisi senior dari PKS ini. 

Quatly berharap agar antisipasi dengan menggencarkan sosialisasi untuk tetap taat prokes dimanapun berada dimulai dari sekarang. "Masyarakat harus taat prokes dan mengikuti program vaksinasi dari pemerintah, agar saat libur panjang nanti, masyarakat tetap beraktivitas dengan aman", pungkas Quatly.