Monday, March 8, 2021

Pengurus Dewan Etik Daerah PKS Kota Solo Resmi Dilantik Secara Virtual



Pengurus Dewan Etik Daerah (DED) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Solo resmi dilantik oleh Dewan Syariah Wilayah (DSW) PKS provinsi Jawa Tengah. Pelantikan dilaksanakan secara virtual hybrid pada Minggu (7/3) yang diikuti oleh pengurus DED PKS se Provinsi Jawa Tengah.

Dalam pelantikan ini turut dihadiri jajaran Dewan Pengurus Tingkat Daerah (DPTD) PKS Kota Solo yang terdiri dari Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD), Sugeng Riyanto dan Sekretaris MPD, Asih Sunjoto Putro, Ketua Dewan Penggurus Daerah (DPD) Daryono dan Sekretaris, M.Nafi' Asrori, serta Ketua bidang kaderisasi, Ratu Surya Atmajaya.


Meskipun, Ketua dan Sekreatris DED PKS kota Solo sudah ditetapkan sejak Musda PKS Solo pada Bulan Desember 2020 yang lalu. Namun susunan lengkap pengurus DED baru dilantik pada hari ini oleh Ketua DSW PKS Provinsi Jawa Tengah, Jasiman. Dalam sambutannya Jasiman mengatakan fungsi DED adalah sebagai penegak disiplin dan kode etik partai, serta juga memberikan konsultasi atas berbagai permasalahan kader.   

Adapun susunan lengkap DED PKS Kota Solo sebagai berikut: 

Ketua Dewan Etik Daerah (DED): Dr.Kasori Mujahid, M.Ag

Sekretaris DED: Fakhruddin Nursyam,Lc

Komisi Disiplin, Syari dan Etik: Anis Tanwir Hadi, M.Si

Komisi Kajian dan Bayan: Amron Yuflaleli, SS

Komisi Bina Keluarga Sakinah: Khusnaini Hayati

Meskipun acara pelantikan DED dilaksanakan secara berurutan dengan acara Rakerda PKS yang baru selesai siang dari Tawangmangu tampak pengurus DED yang dilantik dan pengurus DPTD yang ikut meghadiri  masih tetap semangat.



    

Sunday, March 7, 2021

Wakili DPRD Jateng, Quatly Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Sheikh Zayed Solo

 



Quatly Abdulkadir Alkatiri, Wakil Ketua DPRD Jateng menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo pada hari Sabtu 6 Maret 2021 di Gilingan Solo.


"Semoga dengan adanya pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed di Solo, kerjasama antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Uni Emirat Arab akan semakin baik", harap Quatly.



Masjid Raya Sheikh Zayed Solo adalah masjid kerjasama antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Uni Emirat Arab. Dibangun diatas tanah bekas pom dan depo pertamina Gilingan Solo atau Timur underpass Gilingan.


"Semoga Masjid Raya Sheikh Zayed dapat berfungsi dengan optimal, tidak hanya untuk tempat ibadah saja tapi juga pusat pendidikan dan pelatihan yang bisa di akses oleh warga Solo dan sekitarnya", imbuh Quatly.


Dalam acara peletakan batu pertama dihadiri juga oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, Menteri Agama Yaqut Cholil, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin, dan Menteri Menteri dari Uni Emirat Arab.



    

PKS Kota Solo Menggelar Rakerda Memantapkan Program Kerja Partai




Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Surakarta melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Villa Santri, Tawangmangu selama dua hari, Sabtu-Minggu (6-7/3)

Rakerda DPD PKS Solo dibuka oleh Ketua DPD  PKS Solo, Daryono. Dalam sambutannya, Daryono menyampaikan bahwa Kota Solo adalah barometer politik nasional yang selalu menjadi sorotan.  Oleh karenanya, secara internal pengurus pks solo harus menjadi panutan dan secara eksternal mampu mewarnai isu kebijakan publik dan melayani masyarakat. "Melalui Rakerda ini kita akan memantapkan program kerja DPD PKS sebagai turunan dari visi, misi partai dan amanah Musyawarah Daerah (Musda)  PKS Solo Tahun 2020" jelasnya.


Rakerda diikuti oleh pengurus harian unsur DPD, pengurus komisi unsur Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) dan pengurus komisi unsur Dewan Etik Daerah (DED) PKS kota Solo. 


Dalam sambutan Ketua MPD PKS Solo, Sugeng riyanto menyampaikan  konsolidasi kader PKS Solo yang kondusif menjadi modal awal yang baik bagi pelaksanaan program kerja PKS Solo ke depan. "Dari awal saya kira sudah bersatu,  dan sangat kondusif tidak ada pertikaian yang berarti diantara sesama kader. Hal ini menjadi titik tolak yang bagus untuk menghadapi Pemilu 2024 sehingga harapannya bisa finish sesuai harapan" ujarnya. 



Sambutan ketiga disampaikan oleh Ketua DED PKS Kota Solo, Kasori Mujahid yang mengingatkan posisi partai politik sebagai sarana dakwah. "Partai politik ini bukan saja untuk kepentingan kekuasaan sesaat tetapi sebagai partai Islam, politik adalah sebagai sarana dakwah. Oleh karenanya semua urusan harus dalam kebaikan, karena barangasiapa membiasakan kebaikan maka kematian menjemput dengan kebaikan juga" ungkapnya.


Dalam rakerda yang dilaksanakan dengan suasana penuh kekeluargaan ini, pada Sabtu malam setiap bidang DPD PKS Kota Solo menyampaikan presentasi program kerjanya yang dilaksanakan sampai Minggu dini hari. Dilanjutkan pada hari minggu pagi, setelah sholat shubuh, dzikir berjamaah selanjutnya diselingi dengan olah raga sepak bola antar sesama pengurus. Kemudian dilanjutkan dengan rapat pleno dan penutup.



    

Thursday, March 4, 2021

Bangun Jejaring untuk Pengembangan Panti Sosial



 Dalam acara ‘Sosialisasi Pemenuhan Kebutuhan Dasar PMKS Terlantar dalam Panti 2021’ di Panti Pelayanan Sosial Wanita ‘Wanodyatama’ Kota Surakarta, Sabtu (27/2/2021), optimalisasi panti menjadi persoalan utama yang diperbincangkan. Seperti disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Quatly Alkatiri, pengelolaan panti harus diperhatikan sehingga pelayanannya bisa optimal. “Panti tersebut mengurusi permasalahan sosial sehingga membutuhkan pelayanan managerial yang prima,” kata Politikus PKS itu.



Ia mengatakan, dalam hal pemanfaatan bantuan subsidi permakanan satu orang satu hari (SOSH), bantuan itu merupakan stimulus dari pemerintah agar lembaga kesejahteaan sosial (LKS) swasta tetap mampu memberikan pelayanan yang lebih baik. Selain itu, diharapkan pula SDM yang ada di panti mampu menangani penghuni panti secara tepat. “Tidak hanya itu, LKS swasta diharapkan mampu membangun jejaring dengan stakeholder. Dengan begitu, panti bisa berkembang dengan baik di tengah masyarakat,” harapnya, didampingi Anggota DPRD Provinsi Jateng Joko Purnomo, Sumarsono, dan Anton Lami Suhadi.

➖➖➖
#dprdjateng #jatenggayeng




    

Didik Hermawan ajak Emak-Emak Menjadi Mitra Kritis Kepemimpinan Mas Gibran



 Anggota DPRD Kota Surakarta, Didik Hermawan melaksanakan kegiatan serap aspirasi bersama Komunitas Mak - Emak Laweyan Berbakti (Melati) di Aula Kantor DPD PKS Kota Surakarta, Ahad (28/2).

Dalam serap aspirasi tersebut, Didik Hermawan mengajak emak-emak untuk selalu bersikap kritis yang bersifat membangun untuk kemajuan pembangunan di Kota Solo.

"Diharap Mas Gibran dapat memimpin kota solo dengan ide-ide segar dan kreatif sehingga keselajteraan rakyat solo makin meningkat dan PKS siap mengawal menuju perubahan yang lebih baik. Tentunya dengan peran serta emak-emak yang ada disini semua," ujarnya.

Didik juga menyampaikan bahwa Fraksi PKS selalu berusaha menjalankan amanah dengan baik yaitu mengawal eksekutif agar bisa melahirkan kebijakan-kebiakan yang pro rakyat.

"Kita berharap kedepan pemikiran-pemikuran FPKS bisa semakin diakomodasi oleh pimpinan daerah yang baru yang muda dan kreatif, sambungnya.

Selain itu, para anggota Komunitas Melati menyampaikan aspirasi terkait berbagai hal seperti pembangunan kota dan kegelisahan terkait virus covid yang tidak kunjung berakhir.





    

Jika Perpres Miras Tak Dicabut, Politikus PKS: Investasi Bisa Saja Dibuka di Jateng



Menurut Quatly, jika Perpres tersebut tetap dilanjutkan, kran investasi miras berpotensi dibuka di semua daerah termasuk Provinsi Jawa Tengah.

Mengingat di provinsi ini terdapat sejumlah usaha kecil miras semisal Ciu Bekonang Sukoharjo dan Ciu Cikakak Banyumas.

Dalam konteks budaya Jawa, ada catatan sejarah pada Serat MaLima 1903. Serat yang dianggap sebagai falsafah hidup orang Jawa ini merujuk pada berbagai larangan, termasuk larangan mabuk.

"Lima perilaku tersebut sangat populer dan sangat bermakna bagi masyarakat Jawa hingga sekarang. Ini merupakan perilaku pantangan yang harus dihindari karena akibat yang ditimbulkan sangat merugikan diri sendiri dan orang lain," Quatly menambahkan



Selengkapnya klik

https://jateng.tribunnews.com/2021/03/03/jika-perpres-miras-tak-dicabut-politikus-pks-investasi-bisa-saja-dibuka-di-jateng

    

Wednesday, March 3, 2021

Warga Sampaikan Harapannya, Solo Punya Minimal 20% Ruang Terbuka Hijau, dalam Reses Dewan PKS

 


Wakil Ketua DPRD Surakarta, Sugeng Riyanto, menampung berbagai aspirasi warga dalam resesnya, Ahad (28/2), di Gedung Delima Jebres. Warga yang hadir adalah kader dan simpatisan PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Kecamatan Jebres.

"Solo sedang masa transisi, ada pelantikan walikota dan wakil walikota yang baru. Ada suatu optimisme dari Mas Gibran sebagai walikota yaitu akan ada lompatan-lompatan untuk kota Solo. Kita tunggu saja lompatan seperti apa yang akan dilakukan Mas Gibran lima tahun ke depan," tutur Sugeng Riyanto.

Setelah itu Sugeng Riyanto menerima beberapa aspirasi dari peserta reses. Salah satunya adalah Ma'ruf dari Jagalan Jebres. Ma'ruf menyampaikan mengenai ruang terbuka hijau yang masih sangat minim di Kota Solo. "Minimal ada 20% seharusnya. Tapi kenyataannya baru sekitar 9% saja. Bahkan susut sekitar 57 hektar karena dipakai untuk pemakaman. Ada juga lahan lahan yg menjadi hak kota Solo tapi ditempati sebagai hak pakai oleh penduduk. Sebagai usulan mngkin harus dikawal anggota dewan agar indeks ruang terbuka hijau bisa terpenuhi." Ma'ruf mengungkapkan harapannya.

Selain tentang ruang terbuka hijau Ma'ruf juga berharap di musim penghujan, saluran-saluran air diprioritaskan untuk diperbaiki dengan kawalan para dewan.

Peserta reses lain pun aktif menyampaikan usulan dan aspirasi mereka. Di antaranya tentang harapan Slamet, salah satu warga difabel, tentang perbaikan jalan berlubang yang selama ini cukup meresahkan bagi kaum difabel yang melintas. Juga harapan yang disampaikan Andika terkait wacana Gibran membangun lebih banyak pasar tradisional. Menurut Andika harus ada juga program untuk mengefektifkan dan menghidupkan pasar-pasar tradisional," ungkapnya mewakili aspirasi pedagang pasar tradisional.

Sugeng Riyanto pun menjawab dan menanggapi beberapa usulan juga aspirasi dari peserta reses. Sugeng juga menyampaikan aspirasi yang ingin disampaikan warga bisa dilanjutkan melalui WA atau media lain agar tertampung dengan baik. (Ans)




    

Serap Aspirasi di Rumah Tahfidz, Aleg PKS Solo Disebut Pejuang Umat



Ahad Malam (28/2) Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), Abdul Ghofar Ismail mengadakan Serap Aspirasi dalam rangka reses di Rumah Tahfidz Baluwarti.

Reses yang dihadiri tokoh masyarakat serta perwakilan kader dan simpatisan PKS ini, juga dihadiri oleh Lurah Kelurahan Baluwarti yang hadir memberikan sambutan di awal acara.

Sambutan pertama diawali oleh Pendiri Rumah Tahfidz Baluwarti, Ali Mustafa selaku tuan rumah. Dalam sambutannya, Ali Mustafa mengungkapkan terima kasih kepada Anggota legislatif PKS Solo, Abdul Ghofar Ismail yang berkenan hadir.
"Pak Ghofar ini salah satu pejuang bagi umat. Maka mari sampaikan aspirasi kepada beliau melalui forum ini. Semoga dapat diperjuangkan untuk kesejahteraan masyarakat" ungkapnya.

Selain sebagai anggota dewan, Abdul Ghofar juga dikenal sebagai pendakwah dan mantan guru di Yayasan Perguruan Al Islam, sekolah tempat belajarnya dulu.

"Saya sebagai alumni Al Islam ternyata banyak disini yang juga alumni Al Islam. Dan ketika jadi caleg tahun 2009 saya banyak dibantu dalam berjuang oleh para alumni al Islam dan alhamdululillah akhirnya berhasil, meskipun saat itu saya maju di daerah pemilihan yang bukan tempat tinggal saya." Ungkap Ghofar dalam sambutan.

Menurut Ghofar modal sosial berupa persaudaraan sesama alumni Al Islam menjadi modal terbesar. Sehingga saat terpilih sebagai aleg, hanya sedikit modal material yang dikeluarkan.

Setelah sambutan, dilanjutkan serap aspirasi dari masyarakat. Pada sesi ini banyak masukan yang disampaikan seperti pentingnya Ruang Terbuka Hijau, minimnya anggaran operasional ambulance masjid, dan kejelasan sertifikat tanah bagi pinjaman. Serta masukan-masukan lainnnya yang dituliskan dalam kertas untuk dikumpulkan staf sekretariat dewan yang mendampingi Abdul Ghofar dalam serap aspirasi.

Di akhir acara, dibagikan souvenir doorprize berupa payung PKS dan mug PKS buah karya produk UMKM milik kader PKS Pasarkliwon.